Suara.com - Mandi air panas selama menstruasi disebut bisa menguntungkan wanita, karena meningkatkan aliran darah. Hal ini disebabkan karena panas membantu melebarkan pembuluh darah yang kemudian memungkinkan darah mengalir lebih cepat.
Melansir dari Healthshots, saat Anda mandi air panas, Anda otomatis merasa rileks karena otot-otot Anda menjadi tenang. Kondisi ini juga meningkatkan suasana hati Anda seketika.
"Benar-benar tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa mandi air panas dapat meningkatkan aliran menstruasi. Tentu saja, mandi air panas meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh, tetapi itu adalah fakta umum. Mandi air hangat untuk membuat diri Anda merasa lebih baik selama menstruasi akan meningkatkan peredaran darah Anda," kata Dr Rashmi Tarachandani, seorang dokter umum.
Selian itu, panas juga membantu mengurangi dampak kram selama menstruasi. Dalam hal ini, Anda bisa meletakkan botol air panas di daerah perut Anda untuk mengurangi rasa sakit dan membantu menenangkan saraf Anda.
Dokter Rasmi menyarankan, daripada menggunakan obat pereda kram menstruasi, Anda lebih disarankan menggunakan kantung atau botol berisikan air panas.
Selain itu, perbanyak hidrasi juga bisa meredakan kram selama menstruasi. Hidrasi bisa mengurangi kembung dan membuat sistem pencernaan Anda berjalan lancar.
Berolahraga dan menjaga pola makan juga bisa membantu Anda tetap bugar selama menstruasi. Jangan berlebihan dengan karbohidrat, namun perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi