Suara.com - Mandi air panas selama menstruasi disebut bisa menguntungkan wanita, karena meningkatkan aliran darah. Hal ini disebabkan karena panas membantu melebarkan pembuluh darah yang kemudian memungkinkan darah mengalir lebih cepat.
Melansir dari Healthshots, saat Anda mandi air panas, Anda otomatis merasa rileks karena otot-otot Anda menjadi tenang. Kondisi ini juga meningkatkan suasana hati Anda seketika.
"Benar-benar tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa mandi air panas dapat meningkatkan aliran menstruasi. Tentu saja, mandi air panas meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh, tetapi itu adalah fakta umum. Mandi air hangat untuk membuat diri Anda merasa lebih baik selama menstruasi akan meningkatkan peredaran darah Anda," kata Dr Rashmi Tarachandani, seorang dokter umum.
Selian itu, panas juga membantu mengurangi dampak kram selama menstruasi. Dalam hal ini, Anda bisa meletakkan botol air panas di daerah perut Anda untuk mengurangi rasa sakit dan membantu menenangkan saraf Anda.
Dokter Rasmi menyarankan, daripada menggunakan obat pereda kram menstruasi, Anda lebih disarankan menggunakan kantung atau botol berisikan air panas.
Selain itu, perbanyak hidrasi juga bisa meredakan kram selama menstruasi. Hidrasi bisa mengurangi kembung dan membuat sistem pencernaan Anda berjalan lancar.
Berolahraga dan menjaga pola makan juga bisa membantu Anda tetap bugar selama menstruasi. Jangan berlebihan dengan karbohidrat, namun perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan