Suara.com - Sejumlah perempuan sering mengalami rasa sakit dan nyeri saat buang air kecil. Bahkan, kondisi itu terkadang membuat perempuan menahan buang air kecil karena takut.
Jika itu masalahnya, kamu mungkin menderita kondisi yang disebut disuria. Disuria mengacu pada buang air kecil, yang ditandai dengan rasa sakit yang hebat, ketidaknyamanan, atau sensasi terbakar.
Ketidaknyamanan umumnya dirasakan saat buang air kecil. Tapi apakah ini alasan untuk khawatir?
Untuk memahami kondisi tersebut, seperti dilansir dari Healthshots, Dr Swati Gaikwad, konsultan dokter kandungan dan ginekolog di Motherhood Hospital, Pune, mengatakan bahwa buang air kecil yang menyakitkan bisa menjadi tanda kondisi kesehatan yang serius.
Menurut Dr Gaikwad, disuria bisa menjadi tanda infeksi, yang membutuhkan perhatian segera dan pengobatan yang tepat untuk menyembuhkannya.
Banyak orang mengalami ketidaknyamanan ini setidaknya sekali seumur hidup. Oleh karena itu, penting untuk mendeteksi masalah yang mendasarinya dan mencari pengobatan yang tepat.
Terlepas dari ini, Dr Gaikwad menunjukkan empat alasan utama di balik buang air kecil yang menyakitkan:
1. Infeksi saluran kemih
Buang air kecil yang menyakitkan adalah tanda umum dari infeksi saluran kemih (ISK). “Ini umum di kalangan wanita, jadi siapa pun bisa terkena ISK. Ketika bakteri bersentuhan dengan uretra dan memasuki kandung kemih, itu menyebabkan infeksi.
Baca Juga: Tinggal di Desa dan Belum Menikah Tingkatkan Putus Asa pada Pasien Penyakit Jantung
Kamu mengalami sensasi terbakar, ketika ada pertumbuhan bakteri yang berlebihan yang membuat urin menjadi asam. Alasan lain untuk rasa sakit bisa jadi adalah infeksi jamur, karena pertumbuhan jamur yang berlebihan di area vagina Anda, yang menyebabkan keputihan yang kental dan putih, ”kata Dr Gaikwad.
2. Infeksi menular seksual (IMS)
Anda mungkin mengalami rasa sakit saat buang air kecil, terutama jika Anda terkena infeksi menular seksual (IMS). Menurut Dr Gaikwad, “Ini juga bisa menjadi salah satu penyebab infeksi, menyebabkan gatal dan keputihan.
Peradangan juga dikenal sebagai sistitis, dan disebabkan karena infeksi bakteri. Hal yang sama dapat menyebabkan sindrom nyeri kandung kemih, yang disebut sistitis interstisial, yang menyebabkan frekuensi buang air kecil, urgensi, nyeri panggul kronis, dan nyeri saat berhubungan.
3. Infeksi ragi
a itu betul! “Jika Anda merasakan sensasi terbakar saat buang air kecil, Anda bisa menyalahkan infeksi jamur. Hal ini terjadi karena pertumbuhan jamur yang berlebihan di area vagina, yang disertai dengan keluarnya cairan encer yang kental. Setelah Anda mendiskusikan gejalanya dengan dokter Anda, dia akan menentukan jalur pengobatan yang tepat untuk Anda. Ingatlah untuk tidak mengobati sendiri, karena bisa berisiko, ”katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?