Suara.com - Kinerja seksual Anda berhubungan langsung dengan kesehatan fisik dan mental, begitu pula sebaliknya.
Kinerja seksual yang baik akan membantu Anda tetap bugar secara fisik dan mental. Karena itu, Anda harus mulai meningkatkan asupan zat besi untuk meningkatkan kinerja seksual.
Menurut sebuah penelitian dalam Journal of Education and Health Promotion pada 2013, obesitas dan ketidakaktifan adalah dua faktor utama di balik disfungsi seksual pada 43 persen wanita dan 31 persen pria.
Tapi, temuan penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga setiap hari dalam jumlah waktu yang cukup bisa memperbaiki kondisi dan meningkatkan stamina seksual.
Berolahraga adalah cara paling aman dan efektif untuk meningkatkan kinerja seksual dibandingkan dengan mengonsumsi pil atau menjalani pengobatan lainnya.
Dilansir dari Times of India, ada beberapa olahraga khusus otot-otot dasar panggul yang bisa membantu meningkatkan kinerja seksual Anda di ranjang, antara lain:
1. Deadlift
Buka kaki selebar pinggul di depan barbel. Engsel pinggul dan tekuk lutut untuk menurunkan tubuh, sehingga Anda dapat mengangkat beban atau barbel dari lantai.
Dorong pantat Anda ke belakang dan pertahankan punggung Anda dalam garis lurus. Pastikan tubuh Anda harus sejajar dengan lantai.
Baca Juga: Ahli Temukan Varian Virus Corona Baru yang Disebut C12, Seberapa Mematikan?
2. Push-up
Posisikan kedua tangan berada di bawah bahu dan jari kaki terselip. Kemudian, perlahan turunkan tubuh mendekati lantai dan kembali ke posisi awal. Anda bisa mengulangi gerakan olahraga ini beberapa kali.
3. Jump squat
Cobalah berdiri dengan kaki terbuka selebar bahu untuk melakukan latihan fisik ini. Kemudian, berjongkok melibatkan inti dan glutes Anda.
Pastikan paha dan tulang kering Anda harus saling tegak lurus. Lalu, lompatlah dan kembali berjongkok. Anda bisa mengulangi latihan fisik ini sebanyak 2 hingga 3 set 10 repetisi.
4. Pilates
Baringkan punggung Anda di atas bola pilates sambil memastikan lutut tetap menekuk 90 derajat dan kaki menempel pada lantai. Kemudian, arahkan kedua tangan ke belakang hingga menyentuh lantai untuk meregangkan perut.
Setelah itu, buang napas Anda ketika perut berkontraksi karena mengangkat tubuh. Anda bisa memberikan jeda selama 2-3 detik dan ulangi lagi gerakan tersebut.
5. Glute bridge
Latihan fisik ini bisa Anda lakukan dalam posisi berbaring telentang. Setelah itu, cobalah angkat pinggul hingga tulang belakang Anda dengan menekuk lutut dan kedua kaki menapak kuat di lantai.
Pastikan, bahu dan lengan tetap menempel pada dasar lantai untuk membantu mengangkat bagian dada. Olahraga ini melibatkan otot kaki dan bokong untuk mengangkat pinggul lebih tinggi. Bertahanlah pada posisi ini selama 3-8 napas dan kembali ke posisi awal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia