Suara.com - Banyak faktor yang bisa menyebabkan wanita mengalami penurunan gairah seksual, mulai dari penurunan hormon, stres kerja dan masalah hubungan hingga gaya hidup tak sehat.
Penurunan gairah seksual pada wanita ini pastinya akan berdampak pada kehidupan seksual dan keharmonisan rumah tangga.
Karena itu, kondisi ini seharusnya tidak dibiarkan berlarut-larut hingga membuat hubungan pasangan suami Istri menjadi renggang.
Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi penurunan gairah seksual pada wanita.
1. Konsultasi dokter
Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan libido rendah pada wanita, termasuk perubahan hormonal atau tingkat stres tinggi yang sulit dikendalikan.
Karena itu, Anda harus konsultasi dokter atau melakukan terapi seks untuk mengatasi gairah seksual yang menurun.
2. Komunikasi dengan pasangan
Salah satu cara terbaik untuk mengatasi gairah seksual yang menurun adalah komunikasi dengan pasangan dan mengatasi masalah Anda.
Baca Juga: Studi: Perlindungan Vaksin Covid-19 Lebih Rendah Pada 2 Varian Virus Corona
Langkah ini tidak hanya meningkatkan pemahaman antara Anda dan pasangan, tetapi juga membangun keintiman hubungan kembali.
3. Mengelola stres
Stres dan masalah kesehatan mental, seperti depresi bisa menyebabkan gairah seksual wanita menurun. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga bisa berdampak pada psikologis kita.
Karena itu, penting untuk mengelola stres sehingga bisa meningkatkan kehidupan seksual Anda.
4. Hindari kebiasaan buruk
Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, minum alkohol, kurang tidur dan kecanduan kafein juga bisa menurunkan libido Anda.
Anda bisa mengatasi hal ini dengan beralih ke alternatif untuk mengembalikan gairah seksual.
5. Olahraga
Olahraga teratur bisa meningkatkan gairah seksual Anda. Berbagai macam pose yoga dan latihan kegel untuk memperkuat otot dasar panggul Anda bisa membantu meningkatkan gairah seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi