Suara.com - Kacang-kacangan kerap disebut sebagai superfood. Selain rasa yang enak, kacang-kacangan juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Salah satu kacang yang memiliki paling banyak adalah kacang kenari. Apa saja manfaatnya bagi kesehatan?
Kenari dikemas dengan antioksidan seperti flavonoid, asam ellagic, folat, gamma-tocopherol, alpha-tocopherol (vitamin E), delta-tocopherol, vitamin E, selenium, melatonin dan proanthocyanidins.
Selain itu, kenari juga mengandung banyak asam lemak omega-3, asam alfa-linolenat nabati, bersama dengan serat makanan, protein, magnesium, dan fosfor. Dalam sebuah penelitian terhadap 1.113 makanan berbeda yang diuji antioksidannya, diikuti oleh almond dan kacang mete.
Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa senyawa fenolik dalam kenari lebih besar dari jus apel dan anggur merah.
Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan dari kenari, mengutip Boldsky pada Jumat.
Meningkatkan kognisi dan kesehatan otak
Protein beta amiloid mempromosikan plak amiloid di otak yang mengarah pada perkembangan Alzheimer, demensia dan penyakit degeneratif lainnya dan gangguan kognitif.
Kemari memiliki senyawa neuroprotektif seperti melatonin, vitamin E, lemak omega-3 dan antioksidan folat serta efek anti-inflamasi.
Baca Juga: Resepnya Takaran Sendok, Cara Membuat Pancake Enak dan Lembut
Mengonsumsi kenari dapat membantu meningkatkan kognisi dan memori, pembelajaran dan koordinasi motorik, sehingga meningkatkan kinerja kognitif dan meningkatkan kesehatan otak.
Mencegah penyakit jantung
Kenari memiliki mekanisme kardioprotektif karena efeknya pada kadar kolesterol, detak jantung dan fungsi endotel.
Kehadiran L-arginine, asam amino dalam kenari memberikan manfaat multi-vaskular bagi orang yang sakit karena masalah jantung atau berisiko besar mengalami serangan jantung. Kenari juga kaya akan asam lemak omega-3, asam alfa-linolenat (ALA) nabati yang memiliki aktivitas anti-inflamasi dan anti-koagulan yang kuat.
Hal ini dapat membantu mencegah pembentukan bekuan darah dan menurunkan risiko serangan jantung. Beberapa penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi empat kenari sehari dapat mengurangi 50 persen kemungkinan terkena serangan jantung.
Mengatasi diabetes
Berita Terkait
-
Novel Pasta Kacang Merah: Filosofi Hidup dalam Semangkuk Pasta Kacang Merah
-
Resep Kue Kacang yang Lumer dan Wangi untuk Lebaran, Anti Gagal
-
Resep Sambal Kacang Gorengan, Pelengkap Bakwan dan Tahu Isi Kala Buka Puasa
-
Cara Membuat Sambal Kacang Gorengan yang Gurih dan Kental, Cocok untuk Buka Puasa
-
Kacang Mete Ampuh Mengatasi ASI Seret? Ibu Menyusui Wajib Tahu Fakta Berikut Ini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem