Menurut sebuah penelitian, prevalensi diabetes secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi.
Kenari, terutama kenari yang direndam memiliki dampak positif baik bagi penderita pradiabetes maupun diabetes. Ini dapat membantu mengontrol kadar glukosa dengan mengurangi kadar kolesterol, mengendalikan massa tubuh dan meningkatkan rasa kenyang.
Senyawa lain yang juga membantu dalam mengelola diabetes termasuk lemak omega-3, molibdenum, tembaga, biotin dan mangan.
Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa orang dewasa gemuk yang menderita diabetes telah menunjukkan penurunan kadar gula yang signifikan setelah mengonsumsi secangkir kenari setiap hari dalam makanan mereka.
Memiliki sifat kemopreventif atau membantu melawan kanker
Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa senyawa aktif tertentu dalam kenari seperti asam lemak omega-3, beta-sitosterol, tokoferol dan pedunculagin memiliki sifat pencegahan kanker. Senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan berkontribusi pada penekanan kanker.
Kenari dapat memperlambat pertumbuhan jenis kanker tertentu seperti payudara, usus besar, prostat, dan ginjal karena mekanisme antiangiogenik dan antiproliferatifnya.
Melawan depresi dan masalah kesehatan mental lainnya
Kenari adalah bagian dari diet Mediterania yang dikenal dapat menurunkan risiko depresi dan gangguan kesehatan mental lainnya.
Baca Juga: Resepnya Takaran Sendok, Cara Membuat Pancake Enak dan Lembut
Menurut sebuah penelitian, tingkat depresi 26 persen lebih rendah pada individu yang mengonsumsi kenari dibandingkan dengan konsumen non-kacang.
Studi lain menunjukkan bahwa kehadiran senyawa neuroprotektif seperti folat, vitamin E, asam lemak dan melatonin dalam kenari dapat membantu meningkatkan mood dengan meningkatkan konsentrasi dua hormon bahagia seperti serotonin dan dopamin.
Meningkatkan metabolisme tubuh
Makanan tertentu membantu meningkatkan metabolisme tubuh atau memecah molekul organik besar menjadi molekul yang lebih kecil untuk menghasilkan energi.
Metabolisme membantu tubuh kita untuk mencerna, berpikir, bernapas, menjaga suhu tubuh, dan menjalankan banyak fungsi tubuh yang vital.
Kenari adalah salah satu makanan teratas yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membawa perubahan positif pada status sindrom metabolik seperti mengurangi berat badan dan menurunkan kadar kolesterol.
Berita Terkait
-
Pori-Pori Bersih Maksimal! 3 Clay Mask Red Bean Terbaik untuk Kulit Glowing
-
Novel Pasta Kacang Merah: Menebus Luka Masa Lalu
-
Novel Pasta Kacang Merah: Filosofi Hidup dalam Semangkuk Pasta Kacang Merah
-
Resep Kue Kacang yang Lumer dan Wangi untuk Lebaran, Anti Gagal
-
Resep Sambal Kacang Gorengan, Pelengkap Bakwan dan Tahu Isi Kala Buka Puasa
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?