Suara.com - Membersihkan area intim perempuan tidak boleh dilakukan secara sembarangan, terutama saat menggunakan tisu pembersih kewanitaan.
Produk feminine wipes semakin populer digunakan perempuan untuk membersihkan area vagina dari risiko infeksi jamur dan masalah kesehatan lainnya. Namun, apakah penggunaan produk-produk tersebut benar-benar aman?
Melansir Hello Sehat, ini 5 hal yang wajib diperhatikan saat membersihkan area intim dengan tisu pembersih kewanitaan, apa saja?
1. Perhatikan risiko alergi
Tisu bayi yang bebas alkohol mungkin aman dan cukup lembut untuk membersihkan daerah intim Anda. Namun, penggunaan tisu tersebut kurang tepat bila digunakan untuk membersihkan vagina.
Walaupun dibuat khusus untuk menjaga kebersihan vagina, sebagian besar tisu kemasan, termasuk tisu ini, mengandung bahan kimia, misalnya seperti bahan pengawet dan pewangi. Ini bisa menyebabkan reaksi alergi.
2. Ketahui risiko efek samping
dr. Alyssa Dweck, seorang asisten profesor ginekologi di Mt. Sinai School of Medicine mengatakan bahwa penggunaan produk kebersihan ekstra higienis untuk vagina justru berisiko berfungsi sebaliknya.
Bahan-bahan kimia yang terkandung bisa mengganggu keseimbangan bakteri normal dan sehat pada vagina. Ini bisa membuat vagina menjadi lebih rentan terhadap infeksi, keputihan, dan bau tidak sedap.
Baca Juga: Viral Video Pasangan Gancet, Begini Penjelasan Medisnya!
3. Catat bahan kimia yang terkandung
Tisu pembersih kewanitaan bisa mengandung bahan kimia yang berfungsi sebagai pewangi dan pengawet.
Banyak orang yang sensitif terhadap bahan-bahan ini, sehingga menimbulkan reaksi alergi. Bahan-bahan pengawet yang digunakan adalah paraben, formaldehid, phthalate, dan masih banyak lagi.
4. Perhatikan label kemasan
Perhatikan label kemasan dan bahan-bahan yang terkandung pada kemasan dengan teliti. Bila mengandung bahan-bahan yang bisa menyebabkan iritasi, sebaiknya memang dihindari.
5. Sebaiknya gunakan air saja
Pakar sepakat bahwa membersihkan area intim dengan air adalah cara paling aman.
Air bisa membersihkan dan membilas semua kotoran yang dikeluarkan dari vagina tanpa mengubah pH dan menyebabkan iritasi. Anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk kepada dokter sebelum menggunakan suatu produk pembersih vagina.
Kemudian, yang lebih penting adalah bagaimana membersihkan vagina Anda. Jangan menggosok daerah intim Anda dengan terlalu keras. Ini bisa menyebabkan lecet, apalagi bila kuku Anda panjang.
Tag
Berita Terkait
-
Tips Perawatan Alami Agar Suami Betah di Rumah dan Makin Sayang Istri
-
Mengidap Masalah Anatomi Langka, Wanita Ini Tak Bisa Berhubungan Seks Akibat Vagina Tersumbat
-
6 Ciri-ciri Miss V Wanita Berjamur, Mulai dari Gatal hingga Keputihan
-
Miss V 'Kentut' Saat Berhubungan Seks Normal Enggak Sih, Kapan Harus ke Dokter
-
Apa Itu Filler Vagina? Disebut Seksolog Bisa Atasi Masalah Kekeringan pada Miss V
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?