Suara.com - Penyakit asam lambung seringkali membuat tidak nyaman dengan gejala yang muncul. Tapi tidak jarang yang menganggap remeh penyakit tersebut.
Padahal, jika tidak segera diatasi maka tidak menutup kemungkinan gejala yang dialami akan semakin berat dan bahkan bisa berakibat fatal.
Asam lambung sendiri disebabkan banyak hal, seperti, luka pada lapisan dalam lambung, konsumsi makanan dan minuman yang dapat mengiritasi lambung, infeksi bakteri, stres, atau efek samping penggunaan obat-obatan.
Adapun beberapa makanan dan minuman yang dapat memicu asam lambung yaitu makanan berlemak seperti gorengan, dan makanan-makanan yang mengandung banyak asam, sedangkan minuman yang dapat menjadi pemicunya yaitu minuman beralkohol, kopi, atau minuman lain yang mengandung kafein dan soda. Kehamilan juga bisa menyebabkan naiknya asam lambung.
Beberapa gejala yang mungkin dirasakan oleh penderita asam lambung yaitu nyeri, rasa panas dan tidak nyaman di perut bagian atas (ulu hati), rasa mudah kenyang saat makan, rasa kenyang/ penuh berlebihan setelah makan, mual, muntah dan kembung.
Kenaikan asam lambung sebenarnya bisa dicegah dengan menerapkan pola makan yang sehat, baik dan benar. Ini termasuk makan pada waktunya, makan secukupnya dan tidak berlebihan, serta memilih jenis makanan alami yang kaya serat dan rendah lemak.
Selain itu, aktivitas fisik yang cukup, rutin berolahraga, istirahat yang memadai, dan mengelola stres dengan baik juga sangat membantu mencegah timbulnya keluhan asam lambung.
Namun jika sudah merasakan gejala-gejalanya maka harus segera diatasi, salah satunya dengan obat. Namun penggunaan obat kimia memiliki efek samping tertentu, apalagi jika dikonsumsi secara terus menerus dan berlebihan.
Salah satu solusinya yaitu mengonsumsi bahan-bahan herbal yang mengandung senyawa yang efektif untuk meredakan nyeri akibat naiknya asam lambung.
Baca Juga: Ini Khasiat Tersembunyi Tanaman Herbal Pegagan, Bisa Bikin Panjang Umur
Kunyit mengandung kurkumin, yaitu senyawa pemberi warna kuning pada kunyit yang berperan sebagai antioksidan, antiradang, antibakteri, dan antikanker. Berkat senyawa ini, kunyit diketahui dapat meredakan gejala asam lambung dengan mengurangi jumlah dan keasaman cairan di lambung. Tidak hanya kunyit, madu juga dikenal ampuh dalam mengatasi asam lambung.
Salah satu penyebab naiknya asam lambung ke kerongkongan adalah rusaknya sel-sel pelapis saluran pencernaan akibat radikal bebas. Menurut The Indian Journal of Medicine Research madu dianggap ampuh karena mengandung senyawa antioksidan yang mampu membasmi radikal bebas.
Saat asam lambung naik ke kerongkongan, membran mukosa (selaput lendir) yang sensitif dapat mengalami iritasi dan menyebabkan sensasi terbakar.Tekstur madu yang lembut dipercaya dapat melapisi selaput lendir sehingga ampuh mencegah iritasi di kerongkongan akibat asam lambung.
Kedua bahan herbal tersebut telah terformulasi dalam Freshmag, sebuah produk herbal yang 100 persen alami yang baik untuk mengatasi asam lambung.
Dalam keterangannya, Jumat, (10/9/2021), Manajer Produksi Freshmag Tatang Mulyadi menjelaskan Freshmag mengandung madu hutan dengan kandungan probiotik tinggi dan ekstrak kunyit, yang diformulasi khusus untuk menjaga kesehatan lambung.
"Herbal ini mampu mengatasi masalah asam lambung (maag kronis, asam lambung naik, GERD, dan infeksi lambung), mengatasi nyeri lambung, mual begah serta mengatasi peradangan pada usus dan lambung,” ujarnya di Cilacap, Senin (30/8).
Ia mengatakan bahwa produk tersebut juga sudah teruji secara klinis dan sudah terdaftar BPOM dengan nomer POM TR203641251 dan LPPOM MUI: 12130007001219. Sudah banyak yang membuktikan efektivitas Freshmag dalam mengatasi berbagai gejala asam lambung. Tidak hanya meredakan sesaat tapi juga menyembuhkan dalam jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!