Suara.com - Herbal masih banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, di mana herbal telah menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Di Indonesia, bawang putih dikenal sebagai bumbu sekaligus herbal yang dikenal kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh.
Dikatakan oleh owner produk herbal Satya, Steven Cornelius Putra, bawang putih memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti meredakan infeksi, radang dan pilek, menurunkan kadar kolesterol, mencegah penyakit jantung, dan mengendalikan tekanan darah.
Bahkan menurut The National Center for Biotechnology Information dalam jurnal berjudul “The effects of allium sativum on immunity within the scope of COVID-19 infection”, allium sativum atau bawang putih merupakan pangan yang terkenal sebagai antimikroba, antiinflamasi, antitumor.
Dikatakan, konsumsi bawang putih juga dapat menjadi salah satu tindakan pencegahan terhadap infeksi Covid-19, karena memiliki fungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menekan produksi dan sekresi badai sitokin.
Hanya saja, kandungan herbal juga mesti dijaga agar produk yang dijual tetap berkualitas dengan memerhatikan stabilitas zat aktif dalam bahan yang digunakan.
Produsen juga perlu memastikan produknya tidak mengandung bahan pengawet. Maka untuk membuat produk mampu bertahan hingga bulanan di suhu ruangan, diperlukan proses sterilisasi.
Pada prosesnya, strerilisasi juga dapat mengurangi aroma herbal yang menyengat dan mengurangi sensasi tidak nyaman di mulut, seperti aroma dan rasa bawang putih.
Selain menggunakan bawang putih, Steven juga menggunakan herbal alami lain yang diklaim sudah terjamin khasiatnya seperti jahe merah, madu hutan, cuka apel, dan lemon. Bahan-bahan tersebut dipercaya dapat membantu dalam menjaga kesehatan tubuh, serta menurunkan lemak darah dan asam lambung.
Baca Juga: Dipercaya Redakan Insomnia, Obat Herbal Dayak Kalimantan Ternyata Disukai Warga Turki
"Campuran herbal ini sudah dikonsumsi oleh keluarga besar saya secara turun-temurun. Dan ternyata manfaatnya cukup bagus buat kesehatan. Akhirnya saya coba optimalkan formula dan cara pembuatannya selama dua hingga tiga tahun, dan lahirlah Satya Natural Juice,” kata Steven dikutip Suara.com dari siaran tertulis, Jumat (10/9/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?