Suara.com - Cashew atau kacang mete menjadi salah satu kacang populer dan favorit banyak orang. Meski harganya terbilang mahal, kacang mete punya tekstur yang renyah, gurih dan lezat.
Tapi di sisi lain, kacang berbentuk ginjal ini juga tinggi protein, serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Berikut beberapa manfaat kesehatan kacang mete bagi tubuh, dirangkum dari Eat This.
1. Membantu menurunkan berat badan
Sebuah studi tahun 2017 di Nutrients mengungkapkan bahwa orang yang secara teratur mengunyah kacang ini lebih mungkin untuk mempertahankan berat badan yang sehat daripada mereka yang tidak.
Berkat kombinasi protein, serat, dan lemak yang kuat, kacang mede mendorong penurunan berat badan.
2. Tekanan darah turun
Menurut sebuah studi tahun 2019 di Current Developments in Nutrition, makan kacang mete terkait dengan tekanan darah yang lebih rendah.
Tapi tentunya hindari mengonsumsi kacang mete kemasan yang diasinkan, sebab makanan dengan garam berlebih telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi.
Baca Juga: Penyebab Sendawa dan Manfaatnya untuk Kesehatan
3. Kolesterol membaik
Sebuah studi tahun 2017 di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa memasukkan kacang mete ke dalam makanan dapat menurunkan kolesterol LDL "jahat".
Tidak hanya itu, sebuah studi tahun 2018 di Journal of Nutrition menunjukkan bahwa diet kaya kacang mete meningkatkan kadar kolesterol HDL "baik".
4. Menyehatkan jantung
Kacang mete dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular adalah karena kacang mete merupakan sumber asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang baik, yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL.
Sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menemukan bahwa ketika orang dengan diabetes tipe 2 makan 30 gram kacang mete mentah tanpa garam setiap hari selama 12 minggu, mereka mengalami penurunan faktor risiko kardiovaskular, tekanan darah mereka turun, dan kolesterol HDL mereka naik.
5. Kontrol gula darah
Dalam satu studi tahun 2019 di International Journal of Endocrinology and Metabolism, orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi 10% kalori harian mereka dari kacang mete memiliki kadar insulin lebih rendah daripada mereka yang tidak makan kacang mete.
Kadar insulin yang turun ini membantu manajemen gula darah. Hal ini mungkin terkait dengan kacang mete yang sangat tinggi serat, sehingga dapat membantu mencegah lonjakan gula darah dengan melepaskan glukosa lebih lambat dan stabil ke dalam aliran darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat