Suara.com - Penggunaan earphone sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan banyak orang. Earphone digunakan sepanjang waktu, baik itu untuk mendengarkan musik sambil bekerja, mengikuti zoom meeting, bermain game, hingga telepon.
Bahkan ada yang punya kebiasaan tidur sambil mendengarkan musik lewat earphone. Dr. Manjusha Agarwal, konsultan penyakit dalam di Global Hospital Mumbai menyoroti lebih banyak masalah kesehatan yang berkaitan dengan pemakaian earphone dalam durasi yang panjang.
Dirangkum dari Healthshots, berikut beberapa masalah yang mungkin Anda alami jika memakai earphone selama berjam-jam:
1. Pusing
Memakai earphone untuk mendengarkan musik dengan volume suara keras dapat menyebabkan peningkatan tekanan di saluran telinga. Ini pada gilirannya akan memunculkan rasa pusing.
2. Gangguan pendengaran
Membiarkan earphone tetap terpasang untuk waktu yang lebih lama akan merugikan diri sendiri. Sebab kebiasaan mendengarkan melalui earphone dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen atau sementara.
Earphone langsung dicolokkan ke saluran telinga dan menghalangi saluran udara. Hal ini dapat mengundang infeksi telinga. Sebab menggunakan earphone menyebabkan pertumbuhan bakteri dan tetap berada di barang tersebut.
Baca Juga: Cara Mengatasi Infeksi Telinga Pada Kucing dan 7 Penyebabnya
Maka dari itu sebaiknya hindari berbagi earphone karena bakteri yang sama akan berpindah dari satu telinga ke telinga yang lain.
4. Tinitus
Suara keras dapat merusak sel-sel rambut di koklea yang menyebabkan suara menderu atau berdenging di telinga atau bahkan kepala. Suara ini disebut tinnitus.
5. Hiperakusis
Mereka yang menderita tinnitus rentan untuk mengembangkan sensitivitas tinggi bahkan terhadap suara lingkungan normal yang disebut hyperacusis.
“Penggunaan earphone tidak boleh lebih dari satu jam per hari. Pastikan Anda membatasi penggunaan dan mencegah sakit telinga atau gangguan pendengaran,” saran Dr Agarwal.
6. Sakit telinga
Jika Anda menggunakan earphone yang tidak pas di lubang telinga, dan menggunakannya dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan rasa sakit dan nyeri di telinga bagian dalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?