Suara.com - Sarapan pagi penting untuk kesehatan Anda seharian. Sebab dengan sarapan seimbang, Anda bisa memulai hari dengan sehat dan energik.
Melansir dari India Express, untuk memulai hari yang sehat Anda perlu konsumsi berbagai asupan yang kaya serat dan antioksidan di pagi hari.
"Jadi untuk memulai pagi, saya lebih suka makan kacang karena mereka meningkatkan energi tubuh saya dan memungkinkannya berfungsi dengan cara yang benar," kata ahli gizi Lovneet Batra.
Secara sederhana, alih-alih memilih makanan berat, seseorang harus memulai hari mereka dengan makanan yang ringan namun bergizi. Ia menyarankan untuk konsumsi almond atau kacang kenari yang direndam.
Almond, jika dikonsumsi di pagi hari dapat meningkatkan daya ingat dan memperbaiki pencernaan. Almond juga bisa mengurangi kolesterol karena kaya akan protein, vitamin E, dan magnesium.
Selain itu, almond yang direndam lebih baik karena kulitnya mengandung tanin yang menghambat penyerapan nutrisi.
Sementara kacang kebari kaya akan antioksidan, protein, dan lemak sehat. Kacang ini disebut-sebut sebagai makanan untuk otak karena membantu meningkatkan fungsi otak.
Kacang kenari adalah sumber kalsium, kalium, besi, tembaga, dan zinc yang baik. Kacang kenari yang direndam meningkatkan metabolisme, mengontrol kadar gula darah dan selanjutnya membantu menurunkan berat badan.
“Awali pagi Anda dengan kacang-kacangan dan hadapi hari Anda dengan kekuatan dan energi," ujar Batra.
Baca Juga: Ini Tiga Alasan Masyarakat Sulit Sarapan Sehat di Tengah Pandemi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya