Suara.com - India dikabarkan siap memberikan vaksin COVID-19 untuka anak usia 12 tahun ke atas, mengikuti Indonesia, Amerika Serikat, dan negara-negara lain yang sudah melakukannya lebih dulu.
Hebatnya, India akan melakukan vaksinasi menggunakan vaksin COVID-19 buatan sendiri.
Program vaksinasi anak akan menggunakan vaksin ZyCoV-D buatan perusahaan obat Cadila Healthcare.
Vaksin COVID-19 berbasis DNA pertama di dunia, ZyCoV-D, mengantongi izin penggunaan darurat dari regulator India bulan lalu.
Mulai Oktober, perusahaan yang lebih dikenal sebagai Zydus Cadila itu akan memproduksi 10 juta dosis vaksin setiap bulannya.
Kementerian Kesehatan belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.
Sementara itu, kedua sumber meminta identitas mereka dirahasiakan karena tidak memiliki kewenangan untuk berbicara kepada media.
ZyCoV-D merupakan satu-satunya vaksin yang direstui untuk kalangan anak di India. Total 825,9 juta dosis vaksin telah diberikan kepada orang dewasa, yang populasinya berjumlah hampir 1,4 miliar orang. [ANTARA]
Baca Juga: TNI AU Gelar Serbuan Vaksinasi di Lapter Gading dan YIA, Sediakan 26.000 Dosis Vaksin
Berita Terkait
-
Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun
-
Sinopsis Maa Behen, Film Terbaru Madhuri Dixit dan Triptii Dimri di Netflix
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Writing with Fire Bukan Film, Mengulik Orang-Orang yang Menolak Dibungkam
-
10 Hari Jelang Kick-off Warga India Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia 2026 tapi...
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?