Suara.com - Pandemi COVID-19 berdampak pada semua sektor kehidupan dan kelompok masyarakat, termasuk masyarakat berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus masuk dalam kelompok rentan terpapar COVID-19.
Vaksinasi menjadi kunci penting membangun kekebalan tubuh, utamanya bagi kelompok rentan.
Inilah yang mendasari Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) menyelenggarakan program i-Serve Vaccine melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap 500 masyarakat berkebutuhan khusus, guna membantu pemerintah dalam penanganan pandemi.
"Untuk vaksinasi anak berkebutuhan khusus, kami sudah vaksinasi 500 peserta, khususnya anak muda usia 12 tahun hingga 17 tahun," kata Ketua Umum i-Serve Vaccine YCAB Foundation James Revelino.
James menuturkan YCAB Foundation telah mengadakan layanan vaksinasi COVID-19 sejak akhir Maret 2021 hingga saat ini.
Tercatat 50.000 peserta telah mengikuti vaksinasi COVID-19 melalui yayasan ini yang terdiri atas beragam kalangan, mulai dari lansia, guru, hingga masyarakat luas.
"Dari jumlah itu, 28 persen adalah kelompok anak muda, terutama anak remaja. Dari 28 persen itu, 4,2 persen adalah anak-anak berkebutuhan khusus," katanya.
Layanan i-Serve Vaccine YCAB Foundation untuk membantu pemerintah terkait dengan percepatan vaksinasi COVID-19.
Masyarakat bisa mendapatkan vaksinasi dengan layanan tanpa turun di sentra vaksinasi i-Serve Vaccine di Jakarta Barat.
Baca Juga: Produsen Ban PT Gajah Tunggal dan Yayasan UID Teruskan Program Sentra Vaksinasi
Selain itu, pihaknya juga memberikan layanan penjemputan bagi masyarakat untuk divaksin.
"Kami berikan fasilitas antar jemput bagi mereka yang membutuhkan kendaraan untuk ke tempat kami," kata dia. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa