Suara.com - Tubuh manusia bisa berbentuk dan berdiri tegak karena adanya rangka dan otot. Selain tempat untuk melekatnya otot, rangka juga berfungsi untuk melindungi organ dalam.
Rangka juga membentuk sistem gerak yang memungkinkan manusia bisa melakukan kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, rangka tersusun dari sekitar 206 tulang, masing-masing memiliki fungsi yang beragam.
Tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh manusia terbagi menjadi 2 bagian, yaitu kerangka aksial dan kerangka apendikular. Kerangka aksial meliputi 80 tulang pada manusia, sedangkan kerangka apendikular terdiri dari 126 tulang.
Dikutip dari Ruang Guru, berikut detail mengenai kerangka aksial dan kerangka apendikular.
1. Kerangka Akasial
Kerangka aksial berfungsi untuk melindungi organ dan memelihara postur tubuh. Tulang yang termasuk dalam kerangka aksial antara lain:
- Tulang Tengkorak
- Tulang belakang
- Tulang Rusuk dan Tulang Dada
- 7 pasang tulang rusuk sejati jtrue ribs)
- 3 pasang tulang rusuk palsu (false ribs)
- 2 pasang tulang rusuk melayang (floating ribs)
- Anggota Gerak Atas
- Anggota Gerak Bawah
- Tulang Panggul
- 2 tulang usus (ilium)
- 2 tulang kemaluan (ischium)
- 2 tulang duduk (pubis)
Tulang Tengkorak (Skull)
Tulang tengkorak tersusun dari 22 tulang yang bergabung bersama, kecuali bagian rahang (mandibula). Tulang ini berperan dalam membentuk kepala manusia dan melindungi organ dalam, seperti otak dan mata. Bagian-bagian pada tulang tengkorak terdiri dari kranium, mandibula, dan maksila.
Tulang Belakang (Vertebrae)
Baca Juga: Hits: Anies Jenguk Pasien Isoman, Apa yang Terjadi Pada Tubuh Manusia Setelah Mati?
Fungsi tulang belakang untuk menopang bagian tubuh lainnya. Tulang belakang pada manusia terdiri dari 26 ruas. Bagian-bagian pada tulang belakang dibedakan berdasarkan lokasinya. Di antaranya:
- Leher sebanyak 7 ruas
- Bagian Dada/Punggung sebanyak 12 ruas
- Pinggang sebanyak 5 ruas
- Sacrum sebanyak 1 ruas
- Tulang ekor sebanyak 1 ruas
- Tulang rusuk dan tulang dada (Ribs & Sternum)
Tulang rusuk dan dada berfungsi untuk melindungi organ jantung dan paru-paru. Tulang rusuk bergabung dengan tulang dada karena dihubungkan oleh tulang rawan yang bernama kosta.
2. Kerangka Apendikular
Fungsi utama dari kerangka apendikular adalah sebagai penggerak tubuh. Tulang yang termasuk ke dalam kerangka apendikular di antaranya:
Anggota Gerak Atas (Upper Limbs)
Tangan atau lengan termasuk alat gerak atas. Tulang pada bagian lengan terdiri dari tulang lengan atas (humerus), pengumpil (radius), dan hasta (ulna). Selain itu, tulang pada bagian telapak tangan disebut juga dengan metakarpal.
Anggota Gerak Bawah (Lower Limbs)
Manusia menggunakan kaki sebagai anggota gerak bagian bawah. Tulang pada kaki terdiri dari tulang paha (femur), betis (fibula), dan tulang kering (tibia). Sementara bagian telapak kaki tersusun dari tulang yang bernama metatarsal.
Tulang Panggul (Pelvic Girdle)
Tulang panggul atau gelang panggul berfungsi untuk menghubungkan kaki dengan kerangka aksial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang