Suara.com - Gaya hidup yang tidak sehat membuka pintu lebar pada berbagai masalah kesehatan, termasuk kolesterol tinggi.
Kolesterol adalah zat lilin seperti lemak yang diproduksi oleh hati untuk pembentukan membran sel, vitamin D, dan hormon penyeimbang.
Karena tidak larut dalam air, kolesterol diangkut ke berbagai bagian tubuh melalui partikel yang disebut lipoprotein, yang memiliki protein spesifik di permukaannya.
Ketika kolesterol bergabung dengan lipoprotein yang mengandung lemak tinggi dan protein rendah, membentuk Low Density Lipoprotein (LDL), kondisi itu menjadi berbahaya bagi tubuh.
Masalah ini muncul ketika diet Anda kaya akan makanan berlemak yang tidak sehat, dan Anda menjalani kehidupan yang tidak banyak bergerak.
LDL mulai menumpuk di arteri, menghalangi dan menyempitkan pembuluh darah, dan seiring waktu dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
Hal yang paling berbahaya dari penumpukan kolesterol adalah kondisi tersebut tidak menunjukkan gejala sampai kadar kolesterol mencapai tingkat yang berbahaya dan mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda.
Satu-satunya cara untuk mendiagnosis dan mencegahnya adalah dengan melakukan pemeriksaan darah secara teratur.
Peningkatan kadar kolesterol di dalam darah ke tingkat yang ekstrim dapat mempengaruhi tendon Achilles kaki Anda. Pada gilirannya, ini dapat menyebabkan gejala yang terlihat di kaki.
Baca Juga: 7 Makanan Penurun Kolesterol Agar Terhindar dari Berbagai Jenis Penyakit
Melansir dari Times Of India, inilah gejala kolesterol tinggi yang dapat Anda lihat pada kaki.
1. Rasa sakit di kaki
Ketika arteri kaki Anda tersumbat, darah yang kaya oksigen dalam jumlah yang cukup tidak mencapai bagian bawah tubuh. Itu bisa membuat kaki Anda terasa berat dan lelah.
Kebanyakan orang dengan kadar kolesterol tinggi mengeluhkan rasa sakit yang membakar di tungkai bawah.
Seseorang mungkin merasakan sakit di bagian kaki mana pun, seperti paha atau betis. Rasa sakit terutama dirasakan ketika orang tersebut berjalan.
2. Kram di kaki
Kram kaki yang intens saat tidur adalah gejala umum lain dari kadar kolesterol tinggi. Kram atau kejang sebagian besar dirasakan di tumit, kaki depan, atau jari kaki.
Kondisi ini memburuk pada malam hari saat tidur. Menggantung kaki dari tempat tidur atau duduk bisa menjadi pilihan untuk meredakannya. Ini membantu darah mengalir ke bawah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya