Suara.com - India melaporkan kenaikan jumlah kasus baru COVID-19 pada Rabu (12/10/2021), di tengah upaya vaksinasi nasional yang terus dikencangkan.
Melansir ANTARA, kasus COVID-19 di India mencapai 34.001.743 pada Rabu (12/10) setelah 15.823 kasus baru dilaporkan dalam sehari, menurut data terkini kementerian kesehatan federal.
Sebanyak 226 kematian akibat COVID-19 juga tercatat pada hari itu, sehingga totalnya menjadi 451.189.
Kerala, negara bagian paling terdampak di negara itu melaporkan 106 kematian, terbanyak di antara negara-negara bagian lain.
Kematian terbanyak kedua dilaporkan oleh negara bagian barat daya Maharashtra dengan 43 kematian.
Masih ada 207.653 kasus aktif COVID-19 di India setelah terjadi penurunan 7.248 kasus aktif dalam 24 jam terakhir.
Sejauh ini total 33.342.901 pasien COVID-19 telah sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit, termasuk 22.844 pasien dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu mengutip BBC Indonesia, India bertekad menyuntik seluruh warga yang masuk daftar penerima vaksin pada akhir 2021. Namun para ahli mengungkapkan bahwa untuk mencapainya, diperlukan laju yang konsisten.
Dr Samiran Panda ilmuwan senior dari pemerintah mengatakan India sejauh ini telah menyuntikkan lebih dari 925 juta dosis vaksin. Sekitar 70 persen dari daftar penerima vaksin telah disuntik setidaknya satu kali, menurut data resmi.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di DIY Tambah 43 Orang, Paling Banyak dari Gunungkidul
India melaporkan 33 juta kasus Covid, nomor dua sedunia setelah Amerika Serikat, dan lebih dari 440.000 kasus kematian - ketiga setelah AS dan Brazil.
Drone juga akan digunakan untuk memasok vaksin ke kepulauan di India timur, Andamans dan Nikobar, yang biasanya dicapai lebih lama dengan perahu.
"Kami berupaya memastikan tidak ada wabah di wilayah terpencil yang jarang penduduknya ini dengan lekas memvaksinasi penduduk. Jika orang terinfeksi dan terjangkit penyakit parah, mereka tidak punya akses ke ventilator, perawatan intensif, atau oksigen di daerah ini," kata Dr Panda.
Berita Terkait
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras
-
Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta
-
Rombongan Turis India Diduga Ambil Barang Hotel di Ubud, Aksi Terbongkar Saat Check-out
-
Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat