Suara.com - Hidup sehat salah satunya harus dilakukan dengan menerapkan pola makan atau diet gizi seimbang. Namun faktanya, menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) justru 95,5 persen orang Indonesia melakukan diet tidak sehat.
Angka itu meningkat dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 yang temuannya sebanyak 93,5 persen masyarakat menjalankan diet tidak sehat.
"Padahal itu berisiko sebabkan penyakit tidak menular," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kemenkes dr. Cut Putri Arianie, MH.Kes., dalam webinar virtual bersama Anlene, Selasa (19/10/2021).
Diet tidak sehat itu terlihat dari jumlah asupan gula, garam, dan lemak yang tidak sesuai dengan anjuran Kemenkes. Temuan Kemenkes, hanya 4,8 persen masyarakat yang taat konsumsi gula tidak lebih dari 4 sendok makan atau 50 gram per hari.
Selain itu, hanya 52,7 persen masyarakat patuh konsumsi garam tidak lebih dari 1 sendok teh atau 2.000 miligram per hari. Juga hanya 26,5 persen masyarakat yang konsumsi lemak atau minyak goreng sesuai dengan anjuran Kemenkes, yakni 5 sendok makan atau 67 gram per hari.
Kebiasaan tidak sehat lainnya, seperti merokok dan kurang aktivitas fisik juga meningkat.
"Pada 2013, ada sebanyak 33,8 persen orang yang merokok. Lalu meningkat jadi 36,3 persen pada 2018. Di waktu yang sama, orang yang aktivitas fisiknya kurang juga meningkat dari 26,1 persen menjadi 33,5 persen," tuturnya.
Dokter Cut mengingatkan, kebanyakan penyakit tidak menular seperti stroke, tekanan darah tinggi, kardiovaskular, hingga osteoporosis kebanyakan disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat.
Terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, pola hidup sehat harus lebih ditekankan untuk mencegah juga terinfeksi virus dan mengalami sakit berat.
Baca Juga: Kemenkes Sebut Data Pedulilindungi Akan Terhubung Dengan Data Internasional
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia