Suara.com - Jamur telah dianggap sebagai makanan yang memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk mengurangi risiko kanker dan membantu orang hidup lebih lama.
Kini, sebuah penelitian terhadap 24 ribu orang dewasa menunjukkan mereka yang makan jamur memiliki kemungkinan kecil untuk menderita depresi. Karena, jamur mengandung ergothioneine sebagai antioksidan.
Penelitian telah menunjukkan antioksidan bisa membantu mencegah beberapa masalah kesehatan mental, seperti skizofrenia, gangguan bipolar dan depresi.
Contohnya dilansir dari Express, jamur kancing putih, yang merupakan varietas paling umum dan mengandung potassium yang bisa menurunkan kecemasan.
Peneliti Djibril Ba, dari Penn State College of Medicine, Pennsylvania juga mengatakan jamur adalah sumber makanan tertinggi ergothioneine yang baik untuk menjaga kesehatan mental.
Studi mengenai manfaat jamur untuk kesehatan mental ini pun diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders. Karena itulah, makan jamur rutin dianggap bisa menurunkan risiko depresi.
Depresi adalah gangguan suasana hati ditandai dengan perasaan sedih mendalam dan tidak peduli. Semua orang pasti pernah merasa sedih atau murung.
Tapi, orang bisa dikatakan mengalami depresi, karena merasa sedih, putus harapan dan tidak berharga selama 2 minggu. Pada akhirnya, kondisi ini bisa menurunkan produktifitas kerja, gangguan hubungan sosial hingga munculnya keinginan bunuh diri.
Depresi bisa menyerang siapa pun, baik wanita maupun pria. Depresi pada biasanya dikaitkan dengan perubahan hormonal, termasuk menstruasi, kehamilan, setelah kehamilan atau menopause. Tapi, belum jelas penyebab depresi pada wanita secara khusus.
Baca Juga: Australia Beli Obat Ronapreve untuk Virus Corona Covid-19, Begini Cara Kerjanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?