Suara.com - Siapa pun mungkin setuju kalau perawakan Psikolog Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto tampak awet muda. Bukan hanya terlihat dari penampilan, Kak Seto juga tetap aktif secara fisik, bahkan kerap kali membagikan kegiatan parkur di media sosial.
Aksi tidak bisa diam itu ternyata sudah jadi kebiasaan Kak Seto sejak kecil. Pencipta karakter Si Komo itu mengatakan, meski saat ini usianya sudah 70 tahun, ia tetap aktif olahraga setiap hari.
"Kalau pagi masih push up 80 kali, kadang yoga nggak bisa keluar, lompat-lompat minimal 50 kali, kadang juga kemudian memperagakan gerakan gaya Jakie Chan, salto, koprol. Jadi bergerak terus," cerita Kak Seto saat webinar Hari Osteoporosis bersama Anlene, Selasa (19/10/2021).
Bukan hanya berolahraga, Kak Seto juga selalu mengusahakan dirinya lebih banyak berdiri daripada duduk. Ia merasa, karena kebiasaan bergerak itulah yang membuatnya jadi jarang sakit.
"Kebiasaan bergerak itu keuntungannya badan jadi lebih segar, hampir tidak pernah masuk angin, dan pikiran juga jadi lebih segar, lebih produktif," imbuhnya.
Baginya, aktivitas menggerakan badan bukan jadi keharusan melainkan kebutuhan. Sejak masih anak-anak, Kak Seto dikenal tidak bisa diam. Hingga orangtuanya sengaja mengikutsertakan Kak Seto dalam berbagai kegiatan olahraga.
"Orangtua saya mengambil sisi positif itu dengan menyalurkan kegiatan dari olahraga bermain bola. Kemudian latihan silat, kungfu, kemudian lari, saya ingat usia 9 tahun, kelas 3 SD rata-rata sudah 3-4 kilo (berlari)," cerita Kak Seto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat