Suara.com - Kasus Covid-19 di Inggris masih terus mengalami peningkatan signigikan. Bahkan, dilansir dari Metro UK, terdapat 50.000 infeksi baru dikonfirmasi Rabu, (21/10/2021) yang merupakan rekor tertinggi sejak Juli 2021.
Anggota Parlemen Inggris Sajid Javid mengungkapkan bahwa peningkatkan kasus tersebut disebabkan strain baru varian Delta Covid-19 menyebar.
Seemntara itu, sebanyak 179 kematian telah dikonfirmas. Para ahli memperingatkan bahwa angka itu kemungkinan akan meningkat dalam beberapa minggu mendatang karena meningkatnya infeksi.
Berbicara pada konferensi pers, sekretaris kesehatan mengkonfirmasi bahwa pemerintah sedang memantau jenis penyakit baru.
Varian 'Delta plus' – yang secara resmi dikenal sebagai AY.4.2 – terdiri dari sekitar 6 persen kasus minggu lalu, memicu kekhawatiran bahwa itu bisa lebih menular.
"Kami mengidentifikasi varian baru setiap saat. Ini termasuk versi baru dari varian Delta yang saat ini dikenal sebagai AY.4.2 dan varian baru itu sekarang menyebar," kata dia.
Meskipun masih belum ada bukti kuat bahwa varian tersebut akan memicu ancaman yang lebih besar atau tidak, namun ia mengingatkan untuk tetap waspada.
"Jadi kita harus siap untuk apa yang ada di depan mata," kata dia.
Dari 377 wilayah lokal di Inggris, 306 (81 persen) mengalami kenaikan dari minggu ke minggu, 70 (19%) mengalami penurunan dan satu tidak berubah.
Baca Juga: Kabar Baik, Indonesia Kembali Kedatangan Jutaan Vaksin Covid-19
Situasi di Inggris jauh lebih buruk daripada di tempat lain di Eropa, dengan kasus melonjak dari 367 per 100.000 orang pada awal Oktober menjadi 463 per 100.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!