Suara.com - Presenter Ivan Gunawan mengaku jika sempat memiliki kadar gula darah yang cukup tinggi. Hal ini membuat lelaki yang juga berprofesi sebagai desianer tersebut semakin sadar untuk menjalani pola hidup yang sehat.
Tak mau kondisinya semakin parah, Ivan pun akhirnya mulai melakukan diet sehat yang memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya. Hal tersebut kata dia pada akhirnya juga bermanfaat untuk emnjaga daya tahan tubuhnya, di tengah mobilitasnya yang tinggi.
"Saya takut banget dan ngga mau pakai suntik insulin karena kena diabetes. Awalnya saya stop makan nasi dan minum gula selama kurang lebih 3 bulan," kata dia dalam siaran pers webinar bersama MS Slim belum lama ini.
Ivan menambahkan, selain dengan mengatur gizi yang seimbang selama program diet, ia juga rajin berolahraga dan mengkonsumsi MS Slim untuk membantu proses metabolismenya.
"Dulu kalau konsumsi obat diet ada efek sampingnya. Semenjak konsumsi MS Slim ga ada efek samping apapun sih," jelasnya.
Sebagai informasi, kandungan herbal yang ada pada MS Slim seperti daun kemuning dan green coffee yang dapat membantu menjaga metabolisme tubuh untuk tubuh yang lebih sehat.
Tentunya, untuk hasil yang maksimal diperlukan pola makan yang tepat, gizi yang baik, konsumsi air putih cukup serta olahraga yang rutin dan sesuai seperti yang dilakukan Ivan.
Sementara itu, dr. Cindiawaty Pudjiadi, Mars, Ms.Sp.Gk, mengungkap jika ada banyak manfaat lain ketika kita bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Di antaranya ialah energi yang tetap terjaga, kinerja otak yang semakin baik, memperoleh berat badan ideal, dan mengurangi risiko terkena penyakit.
Terlebih, di tengah pandemi seperti sekarang ini, di mana banyak orang justru lupa untuk menghitung jumlah gizi harian yang dibutuhkan.
Baca Juga: Ini Nih Sederet Manfaat Kembang Kol Bagi Pengidap Diabetes
"Kalau berat badan ataupun lemak kita berlebih, ini bisa terjadi badai yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Saat terkena Covid-19, kelebihan berat badan atau lemak tubuh, ditambah dengan penyakit bawaan lain dapat memperparah kondisi tubuh," jelasnya
Untuk itulah, dr. Cindy bersama MS slim ingin mengedukasi dan mengajak lebih banyak orang untuk mulai sadar akan pentingnya menjaga asupan gizi demi kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Gizi seimbang sendiri bisa didapatkan dari hidangan harian yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, yang terkandung pada telur maupun daging, pada ikan, hingga kacang-kacangan.
"Jika gizi yang masuk tidak seimbang, metabolisme tubuh tidak akan berjalan dengan baik sehingga menyebabkan daya tahan tubuh yang menurun.” tambah dr. Cindy.
Bukan cuma itu, perhatikan juga bagaimana cara memasaknya. Usahakan untuk mengurangi gorengan yang mengandung minyak jenuh yang dapat menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan resiko terserang berbagai penyakit.
"Serta, pastikan juga untuk selalu mencukupi asupan air putih 8 gelas sehari dan olahraga," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!