Suara.com - Diabetes menjadi salah satu tantangan penyakit yang dialami oleh masyarakat Indonesia. Salah satu kunci pengendalian diabetes ialah dengan mengatur pola makan.
Tapi tahukah kalau ternyata kembang kol adalah sayuran yang memiliki manfaat besar bagi tubuh terutama untuk para penyandang diabetes dan penderita masalah kolesterol.
Ini karena kandungan seratnya yang tinggi, dan membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan bermanfaat untuk mengontrol glukosa darah dengan baik.
Dikutip dari ANTARA, selain menjadi makanan ideal untuk menurunkan kadar glukosa darah, kembang kol merupakan makanan yang memiliki khasiat penting bagi kesehatan tubuh. Antara lain, ia memiliki kandungan kalori yang rendah dan cocok untuk diet penurunan berat badan.
Di sisi lain, kembang kol adalah sayuran dengan sifat diuretik dan depuratif, berkat jumlah air dan kalium dalam komposisinya. Selain itu sayuran ini juga memiliki kandungan natrium yang rendah.
Dilansir dari laman Tododisca, orang dengan diabetes cenderung mengumpulkan banyak kadar glukosa dalam darah, karena hormon insulin yang kurang berfungsi atau bahkan tidak berproduksi baik. Insulin merupakan zat yang bertanggung jawab untuk mengatur kadar glikemia.
Oleh karena itu penderita diabetes harus mengontrol pola makannya untuk menghindari asupan produk yang secara cepat meningkatkan kadar glukosa darah. Dengan demikian, kembang kol selain menjadi makanan dengan kekuatan antioksidan dan manfaat kesehatan yang besar lainnya, juga cocok untuk menurunkan kadar glukosa darah.
Ketika seseorang memiliki kadar glukosa darah yang terlalu tinggi, itu disebut hiperglikemia, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan hingga kerusakan organ tubuh.
Dalam hal ini, hiperglikemia dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, yang bertanggung jawab untuk mengangkut darah ke organ vital. Oleh karena itu, dapat menyebabkan masalah jantung, penyakit ginjal, stroke atau bahkan gangguan penglihatan.
Baca Juga: Awas, Olahraga di Waktu Tertentu Tingkatkan Risiko Serangan Jantung!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh