Suara.com - Kebanyakan orang mungkin tidak memperhatikan kebersihan seprai yang digunakan untuk tidur setiap harinya. Anda mungkin jarang mencuci dan menggantinya selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
Padahal seprai bisa menjadi sumber penyakit yang tak disadari. Meskipun Anda merasa tidak pernah berkeringat atau naik ke tempat tidur dalam kondisi bersih, seprai bisa menangkap banyak kuman dan bakteri berbahaya.
Karena itu, banyak orang beranggapan bahwa kita harus mengganti seprai seminggu sekali. Bahkan, ada pula yang mungkin lebih sering mengganti seprai, seperti 2 hari sekali.
Jika Anda memiliki banyak waktu luang untuk membersihkan barang-barang dan mencuci seprai. Anda bisa membersihkan dan menggantinya lebih sering.
Karena, tidak ada standar khusus mengenai berapa kali kita harus mengganti seprai. Namun dilansir dari Times of India, para ahli menyarankan semua orang untuk mencuci dan mengganti seprai setiap minggu sekali.
Dalam satu minggu, seprai sudah menumpuk banyak bakteri dan kotoran dari sekitar. Meskipun kita sudah membersihkan rumah dan menutupi jendela serta pintu, seprai bisa menangkap banyak bakteri yang tak terduga.
Artinya, lebih banyak bakteri dan kotoran yang akan terperangkap dalam seprai ketika semakin lama Anda tidak mencuci dan menggantinya. Pada akhirnya, bakteri dan kotoran yang terperangkap pada seprai akan menyebabkan masalah kulit.
Para ahli memang menyarankan semua orang untuk mencuci seprai seminggu sekali. Tapi, ada kalanya Anda perlu mencuci dan mengganti seprai lebih sering, terutama bila Anda mengalami kondisi berikut.
- Anda memiliki alergi dan sensitif terhadap debu
- Anda memiliki infeksi
- Anda sering makan di tempat tidur
- Anda membebaskan hewan peliharaan naik ke tempat tidur
Dalam situasi di atas, Anda harus lebih sering mengganti seprai karena lebih kotor. Tidur di atas seprai yang kotor akan menyebabkan infeksi kulit dan mengganggu tidur Anda di malam hari.
Baca Juga: Ahli Selidiki Varian Virus Corona Covid-19 AY.4.2, Berbahayakah?
Selain seprai, Anda juga harus mencuci perlengkapan tempat tidur lainnya secara rutin agar tidak menjadi tempat berkembang biak bakteri. Anda harus mencuci sarung bantal setiap minggu, bedcover setiap 2 minggu hingga sebulan sekali, selimut setiap 2-3 bulan sekali dan bantal setiap 4-6 bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026