Suara.com - Setir mobil atau lingkar kemudi menjadi bagian penting di mobil. Dengan komponen ini, pengemudi dapat mengatur arah pergerakan kendaraan sesuai tujuan yang dikehendaki.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Car Rentals menunjukkan bahwa bagian paling kotor dari kabin mobil adalah alas lantai, pedal, sampai setir. Sedemikian tidak higienis tempat ini sampai disebutkan lebih kotor dari toilet.
Penelitian dilakukan menggunakan metode Unit Pembentuk Koloni (CFU), alat mikrobiologi untuk memperkirakan jumlah bakteri hidup atau sel jamur dalam sampel.
Tercatat jumlah bakteri yang terdapat pada lingkar kemudi sangat mengerikan. Setir memiliki kandungan 629 CFU per sentimeter kubik.
Bila dibandingkan, kemudi membawa bakteri empat kali lebih banyak daripada toilet umum dan dua kali lebih banyak daripada tombol lift.
Sedangkan bagian sabuk pengaman, seperti dikutip dari WapCar, memperlihatkan bakteri sebanyak 403 CFU atau lebih tinggi dari pegangan pintu, yaitu 256 CFU. Sementara itu, tuas pemindah gigi atau persneling adalah 115 CFU, tombol volume audio mencapai 99 CFU.
Dalam penelitian yang sama oleh Car Rentals, 32 persen dari 1.000 responden di Amerika menyatakan hanya membersihkan interior mobilnya setahun sekali. Sedangkan 12 persen responden menjawab tidak pernah membersihkan kabin mobilnya.
Data ini belum termasuk fakta bahwa pemilik mobil sering makan dan minum di dalam mobil. Sebab residu pada makanan akan berubah menjadi jamur jika dibiarkan terlalu lama.
Jadi, mari rawat selalu kabin mobil dan tak terkecuali bagian setir yang rawan ditempeli bakteri.
Berita Terkait
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
4 Cara Menghilangkan Bau Kabin Mobil yang Tidak Sedap, Ikuti Langkah Sederhana Ini
-
Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa
-
Berpotensi Sebabkan Cidera, Model Setir Mobil Setengah Lingkaran Mulai Dilarang 2027
-
Sudah Ada 10 Lokasi Keracunan MBG di Jakarta, Sebagian Besar Disebabkan karena Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya