Suara.com - Demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala umum demam berdarah termasuk muntah, sakit kepala parah, mual, ruam, nyeri ssendi, nyeri otot, nyeri di belakang mata dan pembengkakan kelenjar.
Bila semua gejala demam berdarah ini tidak ditangani dengan tepat waktu. Kondisi ini bisa menyebabkan masalah yang lebih besar, seperti kelelahan, muntah darah, muntah terus-menerus, gusi berdarah, gelisah dan ssakit perut parah.
Tak ada pengobatan khusus yang tersedia untuk mengatasi demam berdarah. Tapi dilansir dari Times of India, ada beberapa pengobatan alami yang bisa membantu mengatasi demam berdarah.
1. Fenugreek
Daun fenugreek adalah obat penghilang rasa sakit secara alami yang kuat. Anda bisa mengonsumsinya dengan cara merendam daunnya ke dalam air semalaman dan meminum airnya yang sudah disaring pada esok hari.
2. Jus jeruk
Vitamin C bekerja sangat baik dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Makan buah jeruk atau minum jus jeruk akan membantu memperkuat kekebalan Anda dan membuat Anda tetap terhidrasi.
3. Daun mimba
Daun mimba adalah daun yang dikenal dengan khasiatnya sebagai obat-obatan alami. Daun mimba ini bisa membantu membatasi pertumbuhan dan penyebaran virus dalam tubuh.
Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Penyakit Jantung, Lakukan Skrining Tiap 6 Bulan!
Daun mimba juga bisa membantu meningkatkan trombosit sel darah putih dan jumlah trombosit. Anda bisa menyeduh beberapa daun mimba dalam air dan meminum airnya yang sudah disaring.
4. Daun pepaya
Daun pepaya adalah obat alami terbaik untuk mengatasi demam berdarah. Daun pepaya ini bisa membantu menghidupkan kembali gejala-gejala ini, meningkatkan kekebalan dan jumlah trombosit. Anda bisa menggiling daunnya dan disaring airnya untuk diminum 2 kali sehari.
5. Air kelapa
Demam berdarah bisa menyebabkan muntah, yang bisa membuat Anda merasa dehidrasi. Anda bisa minum air kelapa untuk mencegah gejala-gejala demam berdarah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius