Suara.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi telah dialami dan diabaikan oleh banyak orang. Itulah mengapa banyak orang juga berusaha mencari tahu tentang makanan untuk menurunkan darah tinggi secara efektif.
Tekanan darah tinggi bisa berbahaya jika tidak ada penanganan lebih lanjut. Hipertensi bisa memicu berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, stroke dan bahkan dapat menyebabkan kematian.
Ada berbagai cara untuk mencegah hal itu terjadi, salah satunya mengonsumsi makanan yang dapat menurunkan darah tinggi. Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dapat mencegah terjadinya darah tinggi. Berikut ini adalah 7 makanan untuk menurunkan darah tinggi.
Sayuran hijau memiliki khasiat yang baik untuk menurunkan darah tinggi. Sayuran hijau mengandung magnesium dan serat tinggi yang cocok untuk dikonsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi.
Sayuran hijau yang bisa dikonsumsi antara lain lobak hijau, sawi, selada, bayam, kale dan kubis.
Dark Chocolate (coklat hitam)
Bagi penyuka coklat, makanan satu ini memiliki khasiat untuk menurunkan darah tinggi. Dark chocolate memiliki kandungan flavonoid yang dapat melebarkan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah.
Baca Juga: 10 Makanan Khas Sulawesi Selatan: Konro, Kapurung, Hingga Gogoso
Yogurt mengandung kalsium dan rendah lemak. Kandungan dalam yogurt ini penting untuk menurunkan tekanan darah. Konsumsilah yogurt tanpa gula atau menambahkannya dengan buah atau kacang-kacangan.
Kentang
Tidak jauh berbeda dari sayuran hijau, kentang juga mengandung kalium, magnesium dan serat yang tinggi yang berfungsi menurunkan darah tinggi.
Saat mengonsumsinya, jangan gunakan terlalu banyak garam sebab dapat meningkatkan tekanan darah. Untuk mengatasinya, kamu dapat merebus kentang atau dipanggang tanpa menggunakan garam.
Makanan untuk menurunkan darah tinggi berikutnya adalah pisang. Pisang dapat menjadi makanan penurun darah tinggi karena mengandung potasium yang tinggi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh