Suara.com - Serial film Squid Game sempat menarik perhatian hampir semua orang di dunia. Selain alur ceritanya yang brutal, setiap permainan yang pertontonkan dalam serial film tersebut memang sangat dekat dengan masyarakat.
Semua permainan yang dipertonkan dalam serial film Squid Game adalah permainan semasa kecil dan sering diterapkan dalam perlombaan, seperti permainan Red Light Green Light, kelereng, tarik tambang, Glass Stepping Stones dan terakhir Squid Game itu sendiri.
Tapi dilansir dari Times of India, Anda mungkin tidak menyadari bahwa setiap permainan di serial film Squid Game ini memberikan manfaat kesehatan pada tubuh. Salah satunya tarik tambang, permainan ini memiliki beberapa manfaat, antara lain:
1. Meningkatkan kekuatan otot
Permainan tarik tambang bisa membantu meningkatkan kekuatan otot kaki dan lengan. Karena, mengingat permainan ini dilakukan dengan cara dua kelompok saling tarik-menarik hingga salah satu terjatuh.
Sehingga, permainan ini pun membutuhkan kekuatan otot kaki dan lengan secara penuh agar tidak kalah dari kelompok lawan. Tarik tambang termasuk latihan tubuh bagian atas yang sangat baik untuk otot di sekitar dada, bahu, lengan bawah dan bagian inti.
Selain itu, tarik tambang juga olahraga tim yang bisa membantu membakar kalori maksimal. Karena, otot yang bekerja penuh membantu tubuh membakar kalori menjadi energi.
2. Menghilangkan stres
Permainan tarik tambang juga membantu melepaskan banyak stres. Karena, Anda akan cenderung memfokuskan emosi pada keinginan untuk menang sehingga ini akan membantu melepaskan stres secara tak langsung.
Baca Juga: Rony Dozer Meninggal di Teras Rumah, Diduga Akibat Serangan Jantung
3. Mempererat hubungan
Selain memberikan manfaat kesehatan pada tubuh, tarik tambang juga bisa meningkatkan hubungan dan mempererat ikatan di antara Anda dan orang di sekitar.
Karena tarik tambang termasuk permainan yang membutuhkan kerjasama tim dan saling percaya, maka sinkronisasi antara setiap rekan satu tim itu sangat penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren