Suara.com - Arthritis atau radang sendi yang bisa dialami oleh semua orang. Sayangnya, sekarang ini belum ada pengobatan khusus untuk mengatasi radang sendi.
Tapi Anda bisa mengonsumsi obat-obatan, mengubah gaya hidup dan pola makan untuk mengatasi radang sendi. Sebuah penelitian menunjukkan konsumsi makanan kaya antioksidan dan memiliki sifat antiinflamasi bisa meringankan gejalanya.
Konsumsi makanan tertentu ini adalah cara paling efektif mengelola gejala radang sendi. Anda bisa mengonsumsi buah beri untuk membantu menyembuhkan gejala radang sendi.
Dalam hal ini, anggur adalah buah beri kecil yang memiliki banyak nutrisi penting untuk membantu tubuh Anda mengatasi gejala radang sendi yang menyakitkan. Anggur kaya akan antioksidan dan memiliki sifat antiinflamasi kuat.
Satu penelitian kecil terhadap 24 pria memberi peserta bubuk anggur pekat yang setara dengan porsi 250 gram anggur segar selama tiga minggu. Peserta yang mendapatkan bubuk anggur mengalami penurunan tingkat peradangan, dibandingkan dengan mereka yang diberi plasebo.
Hal ini menunjukkan bahwa anggur adalah antiinflamasi yang efektif. Konsumsi anggur bisa membantu mengurangi pembengkakan menyakitkan di sekitar sendi rematik.
Anggur juga mengandung banyak senyawa tanaman alami yang bisa membantu menenangkan sendi yang sakit.
Resveratrol adalah salah satu senyawa pada kulit anggur yang telah dipercaya mampu mengobati radang sendi. Satu penelitian laboratorium menemukan resveratrol bisa mencegah pembentukan sel rheumatoid arthritis.
Senyawa tanaman lain yang ditemukan dalam anggur adalah proanthocyanidin. Senyawa ini bisa membantu mengurangi peradangan terkait arthritis dalam penelitian tabung reaksi lain.
Baca Juga: Penderitanya Terus Meningkat, Ini Cara Mengontrol Diabetes Selama Pandemi
Sementara hasil dari penelitian di lingkungan laboratorium terkontrol cukup menjanjikan, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk menentukan seberapa efektifnya makan buah anggur untuk radang sendi.
Tapi, kita tahu bahwa ada banyak jenis anggur. Anggur merah pun salah satu buah beri yang mengandung resveratrol, senyawa nabati yang dikenal karena sifat antiinflamasinya.
"Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi anggur dikaitkan dengan penurunan risiko osteoarthritis lutut," kata badan kesehatan radang sendi dikutip dari Express.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter