Suara.com - Didiagnosis penyakit tertentu pastinya akan membuat seseorang terkejut. Tapi, setelah berhasil menenangkan diri, sebaiknya segera lakukan tindakan lanjutan agar penyakit tidak semakin parah.
Begitu pula yang sebaiknya dilakukan pasien diabetes melitus tipe 2. Penyakit diabetes yang dibiarkan bisa berisiko terjadi komplikasi diberbagai organ, seperti jantung, kaki, otak, mata juga ginjal.
"Kalau diabetes ditangani dari awal, kita bisa mencegah penyakit besar lainnya," kata dokter spesialis penyakit dalam di JEC Eye Hospitals and Clinics Dr. Bhanu Kumar, BMedSc, Sp.PD., saat webinar, Selasa (16/11/2021).
Kemungkinan komplikasi bisa terjadi pada hampir seluruh tubuh lantaran penyakit diabetes terjadi pada pembuluh darah yang meliputi setiap organ. Dokter Bhanu menyampaikan, biasanya komplikasi awal terjadi pada pembuluh darah kecil yang berada banyak di area mata dan ginjal.
Oleh sebab itu, ia menyarankan, agar segera lakukan pemeriksaan kesehatan mata dan ginjal begitu didiagnosis diabetes.
"Kalau sudah didiagnosis diabetes, segera periksa mata juga ginjal. Jika ditemukan kelainan, kontrol per 1 bulan. Kalau kelainannya ringan per 3 bulan. Kalau tidak ada, boleh kontrol per 1 tahun," ucapnya.
Meski tidak ditemukan komplikasi, pasien diabetes harus tetap mengontrol kadar gula darah tetap normal. Selain menjalani pengobatan medis, pasien juga harus disiplin menerapkan pola makan sehat dan olahraga teratur.
"Olahraga yang disarankan adalah aerobik yang membakar lemak. Kalau asupan lebih sarankan fiber (serat pangan) lebih tinggi. Bukan karbo yang lebih tinggi. Tapi bukan berarti no karbo, itu tetap dibutuhkan," jelas dokter Bhanu.
Menurutnya, pengobatan secara medis sebenarnya bukan proses penyembuhan yang utama, meski tetap penting dilakukan. Akan tetapi, pola diet yang baik dan olahraga teratur menjadi kunci agar tidak terjadi perburukan akibat diabetes. Oleh sebab itu, diperlukan pula kesadaran pasien agar penyakitnya bisa tetap terkontrol.
Baca Juga: Begini Cara Olahraga Cut Memey Agar Terhindar dari Diabetes
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI