Suara.com - Setiap orangtua pasti memiliki cara berbeda-beda dalam mendidik anak. Namun kerap kali kita lupa bahwa pola didik menentukan sifat dan perilaku sang anak di masa depan.
Kesalahan pola asuh yang dilakukan oleh orangtua dapat menyebabkan sang anak yang kesulitan dalam hubungan sosial, emosi yang tidak stabil bahkan membangkang kepada orangtua. Salah satu kesalahan yang seringkali terjadi ialah lewat ucapan.
Oleh sebab itu dilansir dari timesofindia.com, berikut 9 Hal yang sebaiknya tidak dikatakan orangtua kepada anak:
1. Membandingkan
Membandingkan anakmu dan memberikan contoh tentang apa yang bisa kamu lakukan pada usia muda merupakan kesalahan yang paling sering dan paling salah dilakukan oleh orangtua. Jika kamu melakukan hal tersebut, kesalahannya terletak pada dirimu yang berharap bahwa kamu memiliki anak yang sempurna.
Cobalah kamu mengingat kembali kesalahanmu sebagai seorang anak di masa kecilmu dan masalah apa yang kamu lakukan yang bisa membuat orangtuamu marah. Pernyataan-penyataan seperti ini bisa saja merusak kepercayaan diri anakmu.
2. Menyalahkan dalam setiap keputusan
Jangan menghukum anakmu jika ia belum terlalu dewasa. Membuat kesalahan bisa dilakukan oleh siapa saja dan hal tersebut merupakan proses untuk belajar dalam hidup. Ia mungkin akan memilih bidang studi yang tidak sesuai dengan kesukaanmu atau bekerja dalam perusahaan kecil yang tidak terlalu kamu banggakan, tetapi hal tersebut bukan berarti kamu boleh mengatakan bahwa ia memilih keputusan yang salah. Kamu sebagai orangtua seharusnya membimbingnya dalam setiap keputusan yang ia ambil, bukannya memaksakannya untuk mengikuti pendapatmu.
3. Membandingkan dengan saudara
Baca Juga: Pintu Terkunci, Anak Ini Syok saat Mengintip ke Dalam Rumah dari Kaca Jendela
Seringkali kita menemukan orangtua yang melakukan perbandingan kepada anaknya. Hindarilah menabur pertengkaran diantara anak-anakmu dengan membandingkan kemampuan mereka. Hal tersebut dapat membuat ruang diantara anak-anakmu. Selain itu, hal ini dapat menyebabkan anakmu yang akan menaruh dendam terhadapmu.
4. Jangan ganggu
Orangtua sebenarnya memiliki tanggung jawab untuk diurus oleh anak-anak, yang terkadang tidak disadari oleh anak-anak. Mungkin kamu merasa ingin memiliki waktu sendiri tetapi anak-anak mungkin tidak memahami akan hal tersebut. Bentakan seperti “Jangan ganggu aku” atau “Tinggalkan aku sendiri” dapat membuat anakmu merasa diabaikan, tidak diinginkan dan tertekan. Sebaiknya bersabarlah dan hindari perkataan-perkataan kasar.
5. Mempermalukan anak
Pernyataan ini merupakan pernyataan yang kasar dan dapat menyakiti anak-anak manapun. Mungkin ada anak yang nakal yang suka mengganggu orang lain, tapi hal tersebut bukan berarti kamu bisa menegurnya dengan hal tersebut. Ada cara yang lebih baik untuk menegur anakmu tentang hal yang baik dan buruk.
Penulis: Maria Mery Cristin Nainggolan
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?