Suara.com - Gelombang keempat Covid-19 yang melanda Eropa benar-benar membuat Jerman kewalahan. Selain angka kasus Covid-19 yang naik, rumah sakit pun mengalami kenaikan jumlah pasien.
Laporan terbaru dari Robert Koch Institute (RKI), pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di Jerman, menyebut 45.326 kasus Covid-19 dideteksi pada Rabu (23/11/2021), naik dari 30.643 di hari sebelumnya.
Melansir Anadolu Agency, korban meninggal pun bertambah 309 orang, menjadikan total penduduk Jerman yang meninggal karena Covid-19 99.433 orang.
Krisis yang dialami membuat rumah sakit kewalahan, terutama di bagian timur dan selatan Jerman, di mana minimnya ruang perawatan intensif (ICU) membuat pasien harus dirujuk ke kota lain.
Saat ini, ada 3.845 pasien Covid-19 yang sedang dirawat di ICU, dengan 1.968 di antaranya menggunakan ventilator.
Beberapa negara bagian, termasuk Saxony dan Bavaria, kembali mempeketat aktivitas masyarakat dengan cara menutup toko dan pasar yang menjual pernak-pernik Natal.
Pembatasan juga memerintahkan kelab malam dan bar menutup bisnis mereka sementara, untuk menghindari berkumpulnya masyarakat.
Sementara itu, makan di restoran dan belanja di mal tetap dibolehkan dengan persyaratan khusus. Hanya mereka yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap atau sudah pernah dinyatakan sembuh dari Covid-19 yang boleh melakukannya.
Baca Juga: Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Pada 2021 Lebih Banyak dari 2020
Berita Terkait
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
-
Satu Alasan Bikin Laurin Ulrich Ragu Bela Timnas Indonesia
-
Pengganti Thom Haye Ditemukan! Gelandang Jerman Berdarah Surabaya
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi