Suara.com - ASI selalu disebut-sebut sebagai pilihan paling sehat untuk bayi. Memang, ASI mengandung jumlah nutrisi yang tepat untuk di kecil, belum lagi antibodi yang mencegah bayi dari sakit.
Namun, ASI juga bisa kukurangan nutrisi, lho! Cara untuk mengetahuinya adalah dengan melihat kesehatan sang ibu dengan bayinya.
Menurut Baby Gaga, berikut 5 tanda bahwa nutrisi dalam ASI sang ibu kurang:
1. Berat badan bayi tidak bertambah
Berat badan bayi tidak bertambah bisa disebababkan oleh kurangnya nutrisi pada ASI. Terkadang kondisi ini juga bisa akibat dari faktor lain, seperti penyakit maupun kondisi lainnya.
Namun, sangat penting untuk memberi tahu dokter tentang hal ini. Biasanya, dokter akan memeriksa kandungan ASI setelah menganalisis faktor lainnya.
2. Menurunnya berat badan bayi
Ketika si kecil tidak mendapat nutrisi yang cukup, tubuhnya akan menggunakan lemak sebagai sumber energi. Pembakaran lemak ini akan mengakibatkan penurunan berat badan, sesuatu yang bisa menjadi tidak sehat karena lemak membuat bayi tetap hangat.
Tetapi, penting untuk membedakan penurunan berat badan terkait malnutrisi dengan penurunan berat badan normal.
Baca Juga: Pengentasan Stunting dan Malnutrisi Perlu Gunakan Big Data, Ini Alasannya
3. Bayi mudah sakit
Ketika bayi tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari ASI, ia mungkin akan lebih sering sakit. Karena itu, si kecil yang lemah dan sakit-sakitan mungkin perlu ke dokter, terutama jika penyakitnya disertai dengan penurunan berat badan.
Tapi biasanya kondisi ini juga disertai oleh faktor lain. Hanya saja peluang untuk mudah sakit meningkat ketika nutrisinya tidak terpenuhi.
Secara khusus, ketika tidak ada cukup protein dalam ASI, tubuh gagal memproduksi imunoglobulin dan hormon penting lainnya yang mengatur respons imun dan melawan infeksi.
4. Keterlambatan perkembangan
Nutrisi adalah 'senjata' yang digunakan tubuh bayi untuk perkembangan tubuh dan otaknya. Kegagalan mendapatkan nutrisi tertentu secara fisik dapat mencegah si kecil membangun otot atau tonus otak untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
Di sisi lain, penyakit tertentu juga dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan.
5. Kadar urine rendah
Salah satu tanda awal ASI kekurangan nutrisi adalah produksi urine yang rendah, terutama ketika tidak ada cukup cairan dalam ASI. Ini umumnya terjadi ketika sang ibu dehidrasi.
Mungkin sulit untuk memperhatikannya karena popok cenderung menyerap cairan dan tidak selalu jelas berapa banyak cairan yang ada di dalamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang