Suara.com - Eksim merupakan suatu kondisi yang dapat menyebabkan bercak pada kulit. Umumnya kulit akan menjadi merah, gatal, dan terkadang melepuh.
Sekitar satu dari 10 orang disebut akan mengalami eksim di beberapa titik dalam hidup mereka. Banyak dari mereka yang mulai mengalami gejala sebelum usia 6 tahun.
Meski tidak ada obat untuk eksim, ada perawatan yang dapat dilakukan untuk meredakan gejalanya dan mencegah kondisi makin parah.
Menurut Insider, berikut cara perawatan eksim:
1. Menggunakan pelembap berbahan dasar minyak
Menjaga kulit tetap lembap adalah langkah kunci untuk membantu mengendalikan gejala eksim. Sebab, banyak penderita eksim memiliki pelindung kulit yang tipis, membuat kulit sulit menahan air.
"Ini berarti kulit lebih kering dan kulit mudah rusak," kata profesor dermatologi di Washington University School of Medicine, Brian Kim, MD.
Mengoleskan pelembap berbasis minyak menciptakan penghalang yang membuat air tidak meninggalkan kulit dan membantu mencegah kekeringan parah akibat eksim.
2. Gunakan steroid topikal
Baca Juga: Idap Penyakit Kulit Bawaan, Ini Deretan Perawatan Wajah yang Dilakukan Maia Estianty
Steroid topikal adalah obat yang dioleskan langsung ke kulit untuk membantu meredakan peradangan.
Obat ini bekerja dengan memblokir bahan kimia pemicu respons sistem kekebalan terhadap iritasi kulit, yang menimbulkan gejala peradangan seperti kemerahan dan gatal.
Orang dengan eksim memiliki sistem kekebalan yang bereaksi berlebihan terhadap kerusakan penghalang kulit.
3. Mencoba tar batubara atau coal tar
Tar batubara adalah obat eksim lain yang sangat berguna, karena dapat dioleskan ke seluruh tubuh, termasuk kulit kepala.
Produk ini bekerja untuk mengobati eksim dengan memperlambat pertumbuhan sel kulit baru dan melembutkan lapisan atas kulit. Ini membuat sisik di kulit mudah terlepas dan menjaga kelembapan.
Tar batubara tersedia dalam bentuk gel, krim, atau sampo dan dapat menemukannya tanpa resep di sebagian besar apotek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?