Suara.com - Tahukah kamu bahwa urutan kelahiran dalam keluarga dapat secara langsung memengaruhi kepribadianmu? Beberapa peneliti percaya urutan kelahiran sama pentingnya dengan jenis kelamin dan hampir sama pentingnya dengan genetika.
Mengapa? Karena sikap orang tua akan berbeda dengan masing-masing anak mereka. Inilah yang membentuk karakter masing-masing orang. Untuk mengetahui seperti apa dirimu dari urutan kelahiran, ikuti tes kepribadian berikut seperti dilansir Minds Journal.
1. Anak sulung, anak yang berprestasi
Ciri-ciri kepribadian utama: Bertanggung jawab, berjiwa pemimpin, perfeksionis, memiliki kebutuhan yang kuat untuk mendapatkan persetujuan dari orang yang bertanggung jawab, sangat termotivasi untuk berhasil.
Anak sulung mungkin akan memiliki lebih banyak kesamaan dengan anak sulung lainnya daripada saudara laki-laki dan perempuan mereka. Karena mereka memiliki begitu banyak kendali dan perhatian dari orang tua mereka, sehingga mereka terlalu bertanggung jawab, dapat diandalkan, berperilaku baik, berhati-hati, dan menjadi versi yang lebih kecil dari orang tua mereka sendiri.
Jika kamu adalah anak sulung, kamj mungkin adalah orang yang berprestasi tinggi yang mencari persetujuan, mendominasi, dan perfeksionis yang menggunakan semua oksigen di dalam ruangan. Kamu cocok dengan berbagai profesi kepemimpinan seperti hukum, kedokteran, atau sebagai CEO.
Sebagai 'orang tua mini', kamu selalu mencoba untuk mendominasi saudaramu. Masalahnya saat bayi nomor dua lahir, kamu juga akan mengalami rasa kehilangan. Dengan kehilangan kursi di tahta keluarga, kamu juga akan merasa kehilangan tempat khusus. Semua perhatian yang dulunya hanya milikmu sekarang harus dibagi olehmu dan saudaramu.
2. Anak tengah, sang pembawa kedamaian
Ciri-ciri kepribadian utama: Penuh rahasia, sering merasa tidak aman, banyak akal, mandiri, memilih kompromi atas konflik, mediator, mudah beradaptasi, memberontak.
Baca Juga: Golongan Darah B Dianggap Sering Selingkuh, Kok Bisa?
Jika kamu adalah anak tengah, kamu mungkin orang yang pengertian, kooperatif, dan fleksibel, namun kompetitif. Kamu juga peduli dengan keadilan. Bahkan, sebagai anak tengah, kamu cenderung memilih lingkaran teman akrab untuk mewakili keluarga besarmu. Di sinilah kamu akan menemukan perhatian yang mungkin kurang dalam keluarga asalmu.
Sebagai anak tengah, kamu menerima perhatian paling sedikit dari keluarga dan sebagai hasilnya, keluarga pilihanmu ini adalah kompensasimu.
3. Anak bungsu, kehidupan pesta
Ciri-ciri kepribadian utama: Manja, dilindungi hingga tidak berdaya, manipulatif, tidak bertanggung jawab secara finansial, ramah, ekstrovert, sosial.
Jika kamu masih kecil, orang tuamu sudah percaya diri dalam peran mereka sebagai pengasuh, dan karena itu terasa lebih mudah dan mereka tidak perlu memperhatikan setiap gerakan atau tonggakmu seperti yang mereka lakukan dengan kakakmu.
Dengan demikian, kamu telah belajar bagaimana merayu orang banyak dengan pesona dan daya tarikmu. Mungkin tidak mengejutkan bagimu bahwa anak-anak bungsu sering menemukan karir dalam bisnis hiburan sebagai aktor, komedian, penulis, sutradara dan sebagainya. Mereka juga menjadi dokter dan guru yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?