Suara.com - Hidup bersama penyakit depresi bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dijalani. Kesehatan jiwa yang buruk bisa membuatmu lebih mudah lelah dalam menjalani kehidupan.
Depresi bisa membuat orang merasa segala hal yang dilakukannya sia-sia. Padahal tidak demikian. Tidak ada kehidupan yang sia-sia, asalkan kita mau menjalinya dengan semangat.
Laman USNews membagikan sejumlah tips bagi Anda pengidap depresi yang ingin penyakitnya tidak memengaruhi keseharian. Apa saja tipsnya?
1. Pelajari gejala dan peningkatan moodmu
Depresi memiliki beberapa gejala yang bisa dirasakan, namun terdapat beberapa gejala juga yang dapat dirasakan penderita jika kondisinya semakin memburuk.
Dr. Kurt Kronke dari Regenstrief Institute mengatakan mengatakan bahwa pengidap depresi perlu mengetahui gejala sebelum kambung.
Dengan begitu, Anda dampat mengambil tindakan tertentu untuk meningkatkan mood, seperti berolahraga atau bercerita kepada orang terdekat.
2. Buatlah jadwal
Rencanakanlah apa yang ingin kamu lakukan di hari esok, seperti membersihkan ruangan, makan, masak dan membayar tagihan.
Baca Juga: Diduga Depresi, Pria Jombang Nyemplung ke Sungai Brantas
Jangan lupa untuk memberikan celah dengan aktivitas menyenangkan, seperti berjalan-jalan, melakukan hobi favoritmu, bermain bersama orang-orang yang kamu sayangi atau membaca buku favoritmu.
Berada dalam kondisi depresi membuat kesadaran diri menjadi negatif dan memiliki penilaian diri yang negatif. Dengan melakukan aktivitas yang kita sukai bisa menjauhkan kita dari pikiran negatif tersebut.
3. Konsultasi kepada profesional
Jangan pernah memberikan diagnosa depresi sebelum berkonsultasi ke profesional, baik itu psikolog maupun psikiater. Dengan berkonsultasi ke profesional, Anda akan mendapatkan rekomendasi perawatan.
Psikolog akan melakukan terapi seperti terapi perilaku kognitif sementar psikiater akan meresepkan obat.
4. Olahraga
Berita Terkait
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Eco-Anxiety di Kalangan Gen Z Meningkat, Ancaman atau Justru Pemicu Aksi Lingkungan?
-
Di Balik Surat Kartini: Jeritan Kesehatan Mental dalam 'Penjara' Adat
-
Kerja Pintar Bukan Kerja Rodi: Mengapa Pulang Tenggo Itu Profesional?
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik