Suara.com - Sistem kekebalan tubuh merupakan jaringan kompleks yang terdiri dari sel, jaringan, dan organ yang membantu menangkis infeksi jamur, virus, hingga bakteri.
Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, Anda bisa melakukan beberapa cara. Mengutip Insider, ini lima cara simpel yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Apa saja?
Perbanyak Makan Buah dan Sayur
Cara mudah untuk meningkatkan kekebalan tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, vitamin, dan juga mineral.
Dan ini termasuk dengan buah-buahan dan sayuran, seperti apel merah, kentang, ceri, anggur, ubi jalar, labu, mangga, jeruk keprok, kiwi, brokoli, zaitun, kangkung, dan lain-lainnya.
“Smeakin banyak variasi buah dan sayuran yang dikonsumsi setiap hari, ini akan membangun spektrum nutrisi yang lebih luas, salah satunya meningkatkan kekebalan tubuh,” ungkap Dokter Osteopatik dan Praktisi Pengobatan Fungsional, Lisa Ballehr.
Tidur yang Cukup
Kekurangan tidur dapat menyebabkan masalah lain, salah satunya adalah infeksi dan peradangan. Maka dari itu, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, disarankan untuk tidur yang cukup.
Meski jumlah tidur yang diperlukan sangat individual, kebanyakan orang dewasa disarankan untuk tidur selama tujuh hingga delapan jam.
Baca Juga: Selain Susu, Ini 5 Makanan yang Mengandung Kalsium
Konsumsi Makanan Protein
Menurut Harvard Health Publishing, untuk meningkatkan kekebalan tubuh disarankan perlu konsumsi minimal 0,8 gram protein. Jika kekurangan protein, ini akan memberi efek yang bisa merugikan pada sel-T Anda.
Protein juga mengandung seng dalam jumlah yang tinggi, di mana ini merupakan mineral yang membantu meningkatkan produksi sel darah putih untuk melawan infeksi.
Biasanya, makanan protein bisa ditemukan lewat tiram, kepiting, ayam, buncis, hingga kacang panjang.
Konsumsi Makanan Bersumber Prebiotik
Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, penting untuk mengonsumsi makanan bersumber prebiotik. Biasanya, ini ditemukan lewat bawang merah, bawang putih, pisang, dan asparagus.
Berita Terkait
-
7 Merk Vitamin Anak untuk Kekebalan Tubuh, Booster Imunitas Rekomendasi Dokter
-
6 Kebiasaan Sederhana untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Setiap Hari
-
Jangan Disepelekan, 6 Kebiasaan Ini Diam-diam Merusak Sistem Kekebalan Tubuh
-
Dokter Sarankan Anak Mandi Hujan Buat Latih Imunitas Tubuh: seperti Vaksin!
-
Ruam Kulit dan Diare pada Bayi? Waspadai Alergi Susu Sapi!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter