Kondisi ini bisa berbahaya, bila Anda berkeringat berlebihan sekaligus mengalami penurunan berat badan, berkeringat ketika tidur atau merasakan tekanan di dada ketika berkeringat.
4. Keringat bau
Sebenarnya keringat itu tidak berbau sama sekali. Tapi, bakteri di kulit yang bercampur dengan keringat atau stres itu bisa membuat keringat seseorang berbau.
Ada 2 jenis keringat yang berasal dari kelenjar yang berbeda, yakni keringat yang biasanya tidak berbau dari kelenjar ekrin ketika kepanasan dan keringat yang tidak berbau dari kelenjar apokrin.
5. Keringat hamil
Selama kehamilan, wanita cenderung berkeringat lebih banyak dari biasanya. Hal ini merupakan salah satu gejala awal kehamilan.
Tak hanya itu, bau tubuh Anda ketika hamil juga akan berubah. Tapi, janganlah menyalahkan diri sendiri atau menjadi tidak percaya diri karena ini mungkin disebabkan oleh hidung yang semakin sensitif saat hamil.
Berkeringat ketika hamil ini disebabkan oleh suplai darah tubuh meningkat karena kebutuhan untuk mengangkut lebih banyak oksigen dan nutrisi ke bayi. Minum banyak air, mandi setiap hari, mengenakan pakaian longgar, dan menjauhi makanan pedas adalah solusi untuk mengurangi keringat.
Baca Juga: China Uji Efektivitas Vaksin Sinovac untuk Varian Omicron
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem