Suara.com - Dokter Top AS Anthony Fauci baru-baru ini bahwa berdasarkan sebuah studi pendahuluan menunjukkan varian Omicron COVID-19 tampaknya menghindari beberapa perlindungan yang diberikan oleh vaksin.
Tetapi kepala penasihat medis Gedung Putih menambahkan bahwa setidaknya suntikan booster mungkin membantu meningkatkan kemanjuran terhadap varian tersebut.
“Hal yang penting adalah bahwa [Omicron] tampaknya dapat menghindari beberapa perlindungan kekebalan dari hal-hal seperti antibodi monoklonal, plasma penyembuhan, dan antibodi yang diinduksi oleh vaksin. Itu berita yang serius," kata Fauci dikutip dari New York Post.
“Berita yang agak menggembirakan adalah bahwa data awal menunjukkan bahwa ketika Anda mendapatkan booster, misalnya, suntikan ketiga mRNA, itu meningkatkan tingkat perlindungan yang cukup tinggi sehingga berhasil melawan Omicron,” tambah Fauci.
Selain itu, kabar baik lainnya adalah laporan yang menunjukkan bahwa virus tersebut dapat menyebabkan gejala yang lebih ringan daripada varian Delta, yang telah menjadi jenis dominan, kata Fauci.
“Kami mendapatkan informasi anekdot … belum tentu dikonfirmasi, bahwa tingkat keparahan tampaknya mungkin sedikit lebih rendah daripada di Delta. Tetapi ada banyak masalah yang membingungkan yang mungkin disebabkan oleh perlindungan mendasar di masyarakat karena infeksi sebelumnya, ”kata Fauci.
Organisasi Kesehatan Dunia telah menetapkan Omicron sebagai "varian perhatian" - tingkat ancaman tertinggi badan tersebut - karena jumlah mutasi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada protein lonjakannya, komponen virus yang mengikat sel. Delta juga terdaftar sebagai "varian perhatian."
Terlepas dari kekhawatiran bahwa mutasi Omicron dapat membuatnya agak resisten terhadap vaksin, Fauci memperkirakan pekan lalu bahwa booster yang secara khusus ditargetkan untuk varian tersebut mungkin tidak diperlukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia