Suara.com - Putra Tasya Kamila dan Randi Bachtiar, Arrasya Wardhana Bachtiar, saat ini sedang dirawat di rumah sakit akibat infeksi jamur di saluran pencernaan.
"Btw hasil lab udah keluar, Arr infeksi jamur di saluran cerna," tulis Tasya di Instagram Story, Selasa (14/12/2021).
Selain demam dan kejang, Arrasya juga mengalami diare, bahkan ia buang air besar hingga 15 kali.
Berdasarkan Hello Sehat, jenis jamur yang sangat umum menyebabkan infeksi di saluran pencernaan adalah jamur Candida.
Biasanya jenis jamur ini tumbuh di mulut, tenggorokan, hingga saluran pencernaan, dan tidak sampai menyebabkan masalah.
Infeksi jamur saluran pencernaan dapat terjadi akibat pertumbuhan jamur berlebih, paparan makanan dan air terkontaminasi. Kondisi ini dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal ini:
1. Menjaga kesehatan mulut
Mulut termasuk ke dalam organ pencernaan yang menjadi 'gerbang utama'. Dari sinilah mikroorganisme dapat masuk.
Karenanya, perlu menjaga kebersihan mulut dengan rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut, mengurangi minum soda, rutin sikat gigi minimal dua kali sehari, dan mencuci tangan sebelum memasukkan makanan ke mulut.
Baca Juga: Anak Tasya Kamila Alami Kejang, Ada Infeksi Jamur di Saluran Cerna
2. Diet rendah karbohidrat
Karbohidrat ternyata dapat membuat jamur cepat berkembang. Jadi, batasi makan makanan seperti permen dan yang mengandung tepung. Selain itu, kurangi minum alkohol.
3. Konsumsi makanan probiotik
Makanan probiotik mengandung bakteri baik yang bagus untuk sistem pencernaan dan dapat menekan pertumbuhan jamur Candida.
Salah satu makanan kaya probiotik adalah yogurt. Namun, hindari yogurt yang mengandung pemanis buatan.
4. Menambah porsi makanan berdaun hijau
Sayuran berdaun hijau mengandung antioksidan, vitamin, serta zat besi. Antioksidan berguna dalam melawan radikal bebas.
Selain itu, sayuran berdaun hijau juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah infeksi jamur.
Kunci dari mencegah infeksi jamur di saluran pencernaan adalah mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Jadi, selain mengonsumsi makanan sehat, kita juga perlu berolahraga untuk meningkatkan sistem imun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?