Suara.com - Dokter Top AS (Amerika Serikat) Anthony Fauci memperingatkanbepergian selama libur Ntal dan Tahun Baru bisa meningkatan risiko Covid-19 mengingat varian Omicron "mengamuk" di seluruh dunia.
Kepala penasihat medis Gedung Putih mengatakan orang harus "bijaksana" jika mereka berencana untuk bepergian selama musim ini.
“Jelas, ketika Anda bepergian, selalu ada risiko peningkatan infeksi. Itu hanya berlaku untuk penyakit pernapasan," kata Fauci dikutip dari NY Post.
“Tetapi jika orang perlu bepergian dan ingin bepergian untuk alasan keluarga yang jelas selama musim liburan ini, jika Anda divaksinasi dan Anda bersemangat dan Anda berhati-hati ketika Anda pergi ke tempat-tempat berkumpul seperti bandara untuk memastikan Anda terus mengenakan pakaian Anda. topeng, kamu seharusnya baik-baik saja. ”
Namun, Fauci memperingatkan bahwa dengan varian baru, “akan adar risiko terobisan infeksi.
“Tidak ada keraguan tentang itu,” katanya, meskipun dia menekankan, “perbedaan antara orang yang divaksinasi dan dikuatkan yang memiliki infeksi dan seseorang yang memiliki infeksi yang tidak pernah divaksinasi, perbedaan besar berkaitan dengan risiko keparahan.
Fauci memperingatkan bahwa varian Omicron jelas memiliki “kemampuan penyebaran yang luar biasa.
“Ini hanya mengamuk di seluruh dunia, sungguh,” kata Fauci. “Dan jika Anda melihat, bahkan di sini di Amerika Serikat, Anda memiliki beberapa wilayah yang dimulai dengan beberapa persen dari isolat yang positif sekarang naik menjadi 30, 40, di beberapa tempat, 50 persen.”
Para ahli mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apakah penyakit yang lebih parah disebabkan oleh varian tersebut, yang pertama kali terdeteksi oleh para ilmuwan di Afrika Selatan pada akhir November.
Baca Juga: Mirip Gejala Pilek, Ini yang Harus Dilakukan Saat Terkena Covid-19 Varian Omicron
Tetapi Fauci mengatakan dia masih yakin varian itu akan meningkatkan rawat inap karena jumlah orang yang tidak divaksinasi di AS.
“Tidak peduli bagaimana Anda melihatnya, Chuck, ketika Anda memiliki begitu banyak, banyak infeksi, bahkan jika itu tidak terlalu parah, yang mengatasi sedikit hingga sedang dalam tingkat keparahan karena rumah sakit kami, jika keadaan terlihat seperti yang mereka lihat sekarang, dalam satu atau dua minggu ke depan akan sangat stres dengan orang-orang, ”katanya.
“Karena sekali lagi, kita memiliki begitu banyak orang di negara ini yang memenuhi syarat untuk divaksinasi yang belum divaksinasi. Dan itu akan menjadi masalah nyata bagi stres pada sistem rumah sakit.”
Saat ini, hanya 65,2 persen orang Amerika yang memenuhi syarat yang divaksinasi penuh terhadap COVID-19, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit federal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut