Suara.com - Kebanyakan orang mengalami ketidaknyamanan perut. Sakit perut biasanya dirasakan di bagian batang tubuh di bawah tulang rusuk, di atas panggul dan selangkangan. Intensitasnya dapat berkisar dari sakit ringan hingga sakit parah yang melumpuhkan. Berikut ini obat sakit perut yang penting diketahui.
Meskipun sakit perut tidak normal, itu tidak selalu serius, dan sering sembuh dengan sendirinya. Tetapi bentuk sakit perut tertentu dapat mengindikasikan kondisi kesehatan yang serius.
Bagi Anda yang sedang mengalami ketidaknyamanan pada perut, berikut ini rekomendasi obat sakit perut untuk membuat kondisi perutmu terasa lebik baik melansir dari situs WebMD, Senin (20/12/2021).
1. Obat Medis
Untuk meredakan sakit perut, Anda bisa menggunakan obat-obatan medis yang bisa Anda beli di apotek. Adapun jenis obatnya seperti berikut ini.
- Sakit perut karena nyeri gas, obat yang mengandung bahan simethicone (Mylanta, Gas-X) bisa membantu menghilangkannya.
- Sakit perut karena mulas dari penyakit refluks gastroesofagus (GERD), cobalah antasida atau peredam asam (Pepcid AC, Zantac 75).
- Sakit perut karena sembelit, pelunak tinja ringan atau pencahar dapat membantu membuat semuanya bergerak kembali.
- Kram perut akibat diare, obat-obatan yang mengandung loperamide (Imodium) atau bismut subsalisilat (Kaopectate atau Pepto-Bismol) mungkin membuat Anda merasa lebih baik.
- Untuk jenis nyeri perut lainnya, acetaminophen (Aspirin Free Anacin, Liquiprin, Panadol, Tylenol ) mungkin bisa membantu. Tapi jauhi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen ( Advil, Midol, Motrin), atau naproxen ( Naprosyn, Aleve, Anaprox, Naprelan). Mereka dapat mengiritasi perut.
Untuk mengonsumsi obat-obatan ini, sebaiknya perlu menggunakan resep dokter, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
2. Obat Alami
Anda dapat mencoba bantal pemanas untuk meredakan sakit perut. Pastikan untuk mengonsumsi banyak air putih agar tubuh memiliki cukup air. Selain itu, Anda juga dapat melakukan beberapa cara alami seperti berikut ini.
- Makan berkali-kali dengan porsi kecil lebih baik dibandingkan makan tiga kali dengan porsi besar
- Kunyah makanan dengan perlahan dan baik
- Jauhi makanan yang mengganggu, misalnya makanan pedas atau gorengan
- Kurangi stres dengan olahraga, meditasi, atau yoga
Jika gejala sakit perut masih terasa meski sudah mengonsumsi obat sakit perut, sebaiknya segera hubungi pihak medis atau dokter untuk memeriksa kondisi Anda.
Baca Juga: Heboh Penari Perut, Keluarga Eks Dirut TJ Ancam Polisikan Adi Kurnia Jika Tak Minta Maaf
Kontributor: Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!