Suara.com - Pekan lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah mengesahkan penggunaan obat pertama untuk mencegah Covid-19 pada kelompok yang rentan produksi AstraZeneca.
Evusheld AstraZeneca, pengobatan campuran dua antibodi monoklonal tixagevimab dan cilgavimab, telah menerima otorisasi penggunaan darurat pada 8 Desember lalu.
Prevention melaporkan obat telah disetujui untuk semua orang berusia 12 tahun ke atas dengan sistem kekebalan sedang hingga parah yang tidak terinfeksi dan belum pernah terinfeksi namun terpapar virus corona.
Obat ini juga bisa menjadi pilihan bagi orang-orang yang berisiko mengalami dampak merugikan parah dari vaksin Covid-19.
Satu dosis obat ini diberikan sebagai dua suntikan terpisah, satu tixagevimab dan satu cilgavimab. Kedua antibodi bekerja cukup lama.
Namun, obat ini dapat mengurangi risiko pengembangan Covid-19 hingga 77% selama enam bulan.
"Meski kami menyebutnya long-acting, obat masih bersiat sementara," kata spesialis penyakit menular dan wakil ketua departemen penyakit menular Mayo Clinic, Minnesota, Raymund Razonable.
Ia mengatakan bahwa obat ini sangat penting bagi populasi yang mengalami gangguan kekebalan, karena kelompok tersebut cenderung tidak menanggapi vaksin Covid-19.
Amerika mendapat 700.000 dosis Evusheld dan sudah didistribusikan ke negara-negara bagiannya saat kasus Covid-19 meningkat dan varian Omicron menyebar di masyarakat.
Baca Juga: Obat Kanker Bisa Mencegah Covid-19 Makin Parah, Apa Itu?
"Evushled dapat memberikan jaring pengaman secara signifikan untuk orang-orang dengan gangguan kekebalan," jelas asisten profesor anestesiologi serta pengobatan perawatan kritis dan obat nyeri di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, Anita Gupta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir