Suara.com - Nyeri seringkali merupakan gejala dari masalah kesehatan yang mendasarinya dan salah satu area tubuh yang dapat mengalami nyeri hebat adalah perut kanan bawah. Lantas, apa penyebab sakit perut sebelah kanan bawah? Apakah perlu dikhawatirkan?
Diketahui, perut memiliki empat kuadran, yaitu kanan atas, kanan bawah, kiri atas, dan kiri bawah. Selain itu, ada tiga daerah di perut tengah, yaitu daerah epigastrium, pusar, dan hipogastrik.
Setiap area perut, ada organ atau bagian tertentu dari sistem pencernaan. Misalnya, bagian kanan atas perut adalah tempat hati, kandung empedu, ginjal kanan, dan pankreas. Di kuadran kiri atas, tedapat lambung, ginjal kiri, dan limpa.
Sedangkan untuk kuadran kiri bawah adalah tempat usus kecil, usus besar, ureter, dan vena besar atau arteri ke vena berada. Terakhir, daerah perut kanan bawah merupakan tempat apendiks, kolon asendens, dan bagian dari organ reproduksi wanita.
Penyebab sakit perut sebelah kanan bawah
Ada banyak kondisi yang dapat menyebabkan sakit perut sebelah kanan bawah. Tapi salah satu penyebab paling umum adalah radang usus buntu. Selain itu, ada penyebab lainnya yaitu sebagai berikut:
- Kolitis atau radang usus besar
- Divertikulitis atau radang kantung usus besar
- Penyakit radang usus
- Sindrom iritasi usus besar
- Penyakit pada organ reproduksi wanita (Kehamilan ektopik atau kehamilan yang terjadi di luar rahim)
- Fibroid rahim (tumor otot dinding rahim)
- Tumor atau massa ovarium, dengan atau tanpa puntiran
- Penyakit radang panggul
Apakah perlu dikhawatirkan?
Sakit perut sebelah kanan bawah harus ditanggapi dengan serius serta perlu dikhawatirkan jika sudah parah dan disertai dengan gejala seperti berikut:
- Demam, nyeri dada, atau perasaan pingsan yang ekstrem
- Muntah parah segera setelah makan
- Masalah pernapasan
- Denyut nadi tidak teratur
- Kotoran berwarna gelap atau kehitaman
- Muntah darah
- Nyeri ringan yang menetap setelah dua hari
- Nyeri memburuk, atau disertai dengan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
- Nyeri dengan kembung lebih dari dua hari, atau diare selama lebih dari lima hari
- Nyeri dengan demam atau masalah kencing
Segera periksakan kondisi Anda ke dokter jika mengalami sakit perut sebelah kanan bawah disertai gejala yang mengkhawatirkan di atas. Lebih cepat ditangani, maka akan lebih cepat terdeteksi dan diobati. Semoga artikel ini bermanfaat.
Kontributor: Ulil Azmi
Baca Juga: 8 Manfaat Sit Up untuk Kebugaran Tubuh, Semangat Olahraga yuk!
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026