Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC)mengumumkan rekomendasi baru. Dalam pedoman tersebut CDC memotong lamanya waktu pekerja perawatan kesehatan harus mengisolasi setelah mereka dinyatakan positif Covid-19.
Pedoman baru ini mengurangi waktu isolasi bagi petugas kesehatan dari 10 menjadi tujuh hari karena kekhawatiran meningkat bahwa varian Omicron yang sangat menular dapat menghabiskan rumah sakit yang sudah kekurangan staf karena mereka menghadapi gelombang infeksi baru.
“Waktu isolasi dapat dipotong lebih lanjut jika ada kekurangan staf” – dan dalam kasus krisis yang ditentukan, pekerja mungkin tidak menghadapi batasan sama sekali, tambah panduan tersebut.
Rekomendasi baru hanya berlaku untuk petugas kesehatan, dan panduan isolasi dan karantina untuk orang lain tetap tidak berubah.
“Saat komunitas perawatan kesehatan bersiap untuk mengantisipasi lonjakan pasien akibat Omicron, CDC memperbarui rekomendasi kami untuk mencerminkan apa yang kami ketahui tentang infeksi dan paparan dalam konteks vaksinasi dan dosis booster,” kata Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky dalam sebuah pernyataan. .
“Tujuan kami adalah untuk menjaga petugas kesehatan dan pasien tetap aman, dan untuk mengatasi dan mencegah beban yang tidak semestinya pada fasilitas kesehatan kami,” tambahnya.
“Prioritas kami tetap pencegahan — dan saya sangat mendorong semua tenaga kesehatan untuk divaksinasi dan ditingkatkan.”
Para pekerja harus mendapatkan tes negatif dalam dua hari sebelum mereka kembali dan tidak demam dalam 24 jam.
Aturan baru untuk petugas kesehatan juga mencatat bahwa petugas kesehatan yang divaksinasi dan pulih sepenuhnya tidak perlu mengisolasi diri di rumah setelah terpapar virus "berisiko tinggi" jika mereka belum dites positif.
Baca Juga: Kaleidoskop 2021: 5 Peristiwa Nasional 2021 Paling Memilukan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan