Suara.com - Pesinetron Rizky Billar mengumumkan bahwa Lesti Kejora telah melahirkan anak pertama mereka pada Minggu (26/12/2021) malam di RSU Bunda, Jakarta.
Kelahiran bayi pasangan ini ternyata lebih awal dari yang diperkirakan. Lesti Kejora melahirkan di usia kehamilan 34 minggu.
"Karena dari hasil CTG bayi harus segera dikeluarkan demi keselamatan anak dan istri saya, akhirnya dilakukan persalinan di usia 34 minggu, terbilang dini memang, namun itulah yang terjadi," tulis Rizky Billar di Instagram, Senin (27/12/2021).
Sebelum melahirkan, Billar menjelaskan bahwa Lesti mengalami flek dan kontraksi akibat kelelahan, sehingga harus dirawat.
Dokter juga sempat melakukan pemeriksaan CTG dan hasilnya menunjukkan sang bayi harus dikeluarkan demi keselamatan sang ibu dan anaknya.
CTG atau cardiotocography merupakan pemeriksaan untuk mengukur frekuensi, durasi, serta kekuatan kontraksi. Alat ini juga dapat memeriksa denyut jantung janin, lapor Alodokter.
Tanda dari kelahiran prematur memang hampir sama dengan kelahiran pada umumya, seperti:
- Nyeri punggung bagian bawah
- Kontraksi setiap 10 menit
- Kram perut bagian bawah
- Keluar cairan dan lendir dari vagina yang seiring waktu semakin banyak
- Pendarahan vagina
- Tekanan di bagian panggul dan vagina
- Mual, muntah, serta diare
Untuk memastikan bahwa gejala di atas tidak membahayakan sang ibu dan bayinya, disarankan untuk langsung berkonsultasi dengan dokter yang menangani.
Sementara menurut laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyebab kelahiran prematur biasanya karena hamil janin kembar, infeksi, penyakit kronis seperti diabetes atau tekanan darah tinggi pada sang ibu. Tetapi terkadang tidak diketahui penyebab pastinya.
Baca Juga: Lesti Kejora dan 8 Artis Lahirkan Bayi Prematur, Begini Kondisi Anaknya
Dalam pengumuman tersebut, Rizky Billar juga memastikan bahwa Lesti Kejora dan bayi mereka dalam kondisi sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem