Suara.com - Mengurangi asupan kalori terbukti mengurangi berat badan. Namun ada satu program diet disebut If It Fits Your Macros (IIFYM) yang menghitung makronutrien, atau marko, harian seperti lemak, karbohidrat, dan protein dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Banyak orang menyukai program diet tersebut karena menawarkan fleksibilitas dan memungkinkan mereka mengonsumsi makanan apa pun asalkan sesuai kebutuhan makro harian mereka.
Apakah diet dengan menghitung makro ini efektif menurunkan berat badan?
Saat ini tidak ada studi ilmiah yang secara khusus meneliti apakah menghitung makro sama efektifnya dengan metode lain dalam mencapai berat badan yang diinginkan.
Namun, sebelumnya sudah ada penelitian yang melihat efek pengurangan atau manipulasi makro untuk menurunkan berat badan. Misalnya, membandingkan asupan rendah lemak dengan diet rendah karbohidrat.
Pada akhirnya, para peneliti tidak menemukan perbedaan signifikan pada penurunan berat badan dalam jangka panjang.
Jadi, sulit untuk mengetahui apakah menghitung kalori lebih efektif daripada diet makro, atau sebaliknya, dalam mencapai berat badan yang diinginkan setiap orang.
Menurut laporan dari The Conversation, prinsip dasar untuk berhasil menurunkan berat badan adalah makan lebih sedikit energi daripada yang dibutuhkan tubuh setiap hari.
Diet apa pun dapat menyebabkan penurunan berat badan selama prinsip dasar tersebut diterapkan.
Baca Juga: Anda Perlu Berjalan Selama 12 Jam untuk Membakar Kalori dari Makan Malam Natal
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem