Suara.com - China menjadi negara dunia terkini yang berhasil mendapatkan kekebalan kelompok alias herd immunity, dengan program vaksinasi nasional.
Mengutip ANTARA, sekitar 85,64 persen warga China telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap menjelang musim libur Tahun Baru 2022 dan Tahun Baru Imlek.
He Qinghua dari Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengatakan sebanyak 1,274 miliar warga sudah mendapatkan vaksin lengkap yang berarti telah menciptakan 85,64 persen kekebalan komunitas.
Walau begitu, pihaknya tetap menyarankan kepada masyarakat agar tidak mengabaikan ancaman Omicron yang ditemukan di beberapa negara, termasuk China.
Agar liburan tetap aman, pemerintah disarankan tetap memberlakukan kebijakan nol kasus secara dinamis sambil mempercepat vaksinasi dan pemberian suntikan penguat (booster).
Libur Tahun Baru Imlek yang juga dikenal dengan liburan musim di China berlangsung selama 40 hari dari 17 Januari hingga 25 Februari 2022.
Perkiraan awal menunjukkan perjalanan mudik dan wisata selama periode liburan tersebut akan meningkat tajam, bahkan bakal melewati pencapaian 2021 yang sebanyak 870 juta dan 2020 sebanyak 1,48 miliar perjalanan, demikian Ren Zhuoli dari Kementerian Transportasi China dikutip media setempat, Kamis.
China sendiri sampai saat ini telah mendapati 197 kasus positif COVID-19, tertinggi dalam 20 bulan terakhir. Namun dalam satu tahun terakhir tidak ada kasus kematian baru.
Klaster baru di Xian, Provinsi Shaanxi, masih berpeluang terjadinya penularan yang lebih tinggi pada penduduk lokal, namun otoritas setempat berharap tidak berdampak besar pada puncak arus perjalanan mudik dan wisata selama periode Tahun Baru Imlek.
Baca Juga: Jadi Episentrum Baru COVID-19 di China, Kota Xian Masih Terapkan Lockdown
Berita Terkait
-
China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru
-
Drama China A Little Thing Called First Love: Perlahan, Menemukan Jati Diri
-
Drama China Everyone Loves Me: Saat Nyata dan Maya, Hatinya Berbalik Arah
-
WN China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang
-
Drama China Shine on Me: Berjalan Beriringan Bersama Orang yang Tepat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi