Suara.com - Memiliki berat badan ideal yang sehat merupakan impian banyak orang. Namun, bukan berarti tubuh Anda harus terlihat kurus. Sebab, setiap orang memiliki berat badan sehatnya masing-masing.
Sebelum menjalani program penurunan berat badan, Anda harus mengetahui beberapa hal tentang tubuh Anda sendiri. Salah satunya adalah Basal Metabolic Rate (BMR).
Menurut Cnet, BMR merupakan jumlah minimum kalori yang dibutuhkan tubuh Anda untuk berfungsi saat istirahat. Jadi, Anda juga memerlukan energi untuk menyelesaikan fungsi dasar, seperti bernapas dan mengatur kadar hormon.
BMR sebenarnya bukanlah 'alat' untuk menurunkan berat badan, tetapi ini bisa menjadi titik awal mengetahui cara menyesuaikan pola makan dan tujuan olahraga Anda.
Masalah utama dari banyaknya program diet penurunan berat badan yang ada adalah bahwa seolah program tersebut cocok untuk semua orang. Padahal, setiap orang berbeda.
Jadi menjalani satu rencana makan dan menerapkannya ke banyak orang tidak akan berhasil.
BMR dihitung berdasarkan beberapa faktor berbeda yang bersifat pribadi, seperti usia, jenis kelamin, berat badan saat ini, dan tingkat aktivitas.
Salah satu kesalahpahaman umum tentang BMR adalah dinilai sebagai jumlah kalori yang dibakar tubuh saat istirahat. Sebenarnya, itu adalah resting metabolic rate (RMR).
BMR merupakan energi yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi sadar, sementara RMR adalah jumlah kalori yang dibakar saat istirahat.
Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan, Dipercaya Ampuh Menjaga Berat Badan
Begitu Anda mulai belajar tentang BMR Anda, kemungkinan besar Anda juga akan menemukan informasi tentang TDEE atau total pengeluaran energi harian. Sebab, BMR sering kali dihitung terlebih dahulu untuk menemukan TDEE.
Fungsi dari TDEE adalah untuk mencari tahu cara menyesuaikan makro atau kalori untuk tujuan komposisi tubuh sebelum menentukan diet yang pas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink