Suara.com - Tahun baru, resolusi baru. Umumnya, resolusi baru mengandung harapan-harapan baik yang ingin terjadi di tahun 2022 ini. Termasuk untuk kesehatan di tahun ini.
Apabila belum memiliki resolusi baru, Anda dapat mengikuti tips untuk hidup lebih sehat. Tips ini sudah diuji oleh penelitian, sehingga tidak perlu khawatir akan berdampak buruk. lapor Daily Mail.
1. Mencoba diet keto
Sebuah survei tahun 2021 oleh Public Health England mengungkapkan bahwa kita telah menambah berat badan tiga kilogram lebih selama pandemi virus corona ini.
Menjalani program diet keto dapat membantu Anda menurunkan berat badan.
Diet keto ini meliputi pengurangan konsumsi karbohidrat hingga tidak lebih dari 50 gram sehari, sambil makan banyak lemak sehat, ditambah banyak sayuran.
Ketika Anda secara drastis mengurangi asupan karbohidrat, tubuh mulai membakar lemak dengan mengubah simpanan lemak menjadi keton, yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar.
2. Olahraga di waktu luang
Penelitian yang diterbitkan tahun lalu di Journal Of Applied Physiology menunjukkan bahwa melakukan aktivitas fisik seperti squat, jalan cepat, atau jalan naik-turun tangga, setiap 30 menit akan cukup memberikan dampak positif pada kesehatan.
Baca Juga: 3 Resep Tumis Kacang Panjang, Sajian Sehat dan Sederhana Keluarga Indonesia
Anda dapat menyetel alarm setiap 30 menit untuk mengingatkan agar bergerak setelah menghabiskan banyak waktu di depan komputer.
3. Menjaga pikiran optimis
Dalam sebuah studi tahun 2019 oleh Fakultas Kedokteran Universitas Boston, peneliti menemukan orang yang optimis memiliki hidup rata-rata tujuh tahun lebih lama daripada teman-teman mereka yang lebih pesimis.
Studi lain pada 2019, dari University of Illinois, menemukan orang yang optimis cenderung tidur lebih baik juga. Itu mungkin karena mereka biasanya mencari jawaban atas masalah, daripada mengkhawatirkan hal-hal yang mengganggu tidur.
Salah satu cara untuk menumbuhkan pola pikir yang lebih optimis adalah berhenti mendengarkan kritik batin Anda dan alih-alih fokus pada kesuksesan.
4. Kurangi junk food
Junk food buruk untuk berat badan dan otak kita. Ini menyebabkan peradangan kronis, yang mendorong penyakit jantung, kanker, serta depresi, kecemasan dan, berpotensi menurunkan kemampuan memori.
Sebuah studi oleh Ohio State University terhadap hewan, diterbitkan pada bulan Oktober, menunjukkan hewan yang menjalani pola makan junk food selama empat minggu mengalami respons infelemasi di otak dan tanda-tanda kehilanga memori.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance